TIFAPOS.id Peletakan batu pertama pembangunan sekolah sebagai simbol dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan di SMA Unggulan Taruna Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Senin (14/7/2025).
Peletakan batu pertama ini menandai komitmen pemajuan pendidikan dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) muda di tanah Papua melalui pendidikan ketarunaan yang terintegrasi dan berkualitas tinggi.
Selain itu, peletakan batu pertama juga dilakukan untuk fasilitas pendukung, yaitu sarana dan prasarana olahraga seperti lapangan futsal.
Lokasi dan lahan yang dipilih untuk pembangunan SMA Unggulan Taruna Cenderawasih di wilayah Koya Tengah, Distrik Muara Tami, dengan luas lahan yang cukup besar dan mendukung konsep sekolah unggulan.
Berada di atas lahan seluas 11 hektar, sekolah yang berada di bawah Yayasan Yayasan Gema Valentine Papua ditargetkan rampung akhir Desember 2025, sehingga Januari 2026 sudah bisa digunakan.
Pemilihan lahan ini mempertimbangkan aspek strategis, luas yang memadai untuk fasilitas pendidikan dan asrama, serta kesesuaian dengan konsep lingkungan yang mendukung pendidikan berkelanjutan dan karakter ketarunaan.
Ketua Yayasan Gema Valentine Papua, Nerlince Wamuar, S.E., M.Pd, mengatakan, Tahun Pelajaran 2025/2026 sebanyak 90 peserta didik dan merupakan Angkatan I sebanyak.
Sekolah berpola asrama ini mendapat dukungan penuh dari orang tua dan pemerintah daerah untuk mewadahi anak-anak Papua secara khusus di Port Numbay (Kota Jayapura).
Selain itu, SMA ini didirikan untuk mewadahi dan mendidik anak-anak muda terbaik dari seluruh Indonesia dengan tujuan membentuk karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan yang kuat.
Sebagai tokoh perempuan yang aktif dan perhatian terhadap dunia pendidikan, ide pendirian SMA Taruna diinisiasi Nerlince Wamuar, S.E., M.Pd, dengan visi mulia untuk menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
SMA UTC didirikan untuk mewadahi anak-anak muda agar mendapatkan pendidikan yang tidak hanya akademis, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan yang kuat demi kemajuan bangsa.
Sementara, misi SMA UTC adalah membangun watak dan kepribadian siswa berkarakter kebangsaan melalui pendidikan, religius, jujur, cerdas, disiplin, kerja keras, dan peduli sesama.
Lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme dan mampu bersaing secara global.
Pelayanan pendidikan dan kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan karakter dan potensi siswa secara menyeluruh.
SMA UTC menekankan pendidikan karakter yang kuat sebagai fondasi membentuk siswa yang berjiwa kebangsaan dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.
“SMA UTC menekankan pendidikan yang holistik, menggabungkan pengembangan akademik, karakter, dan talenta siswa dalam lingkungan yang kondusif, nyaman, dan modern,” ujar Wamuar.
Kesempatan tersebut, Wamuar juga mengharapkan guru untuk terus tingkatkan profesionalisme dengan inovasi dalam metode pengajaran dan serta kompetensi agar dapat memberikan pembelajaran yang bermutu tinggi dan inspiratif.
Selain mengajar, guru diharapkan menjadi panutan dan pembimbing yang mampu membentuk karakter siswa secara holistik.
Kerja sama yang solid antara guru, staf, dan yayasan sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas.
“Mari bersama-sama kita wujudkan SMA Unggulan Taruna sebagai lembaga pendidikan yang unggul, dan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia,” ujar Rollo.
Untuk itu, Wamuar mengharapkan tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan yang kuat pada setiap siswanya.
Serta, sebagai tempat yang nyaman dan inspiratif bagi seluruh peserta didik, yakni nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan tanggung jawab dapat tumbuh dengan baik.
Sekolah unggulan diharapkan juga, menjadi pelopor dalam memberikan kesempatan yang sama bagi taruna dan taruni untuk berprestasi dan berkarier di masa depan.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H, mengapresiasi ketua dan anggota Yayasan Gema Valentine Papua yang sudah berjuang 17 tahun hingga SMA UTC didirikan.
Wali kota berharap, peletakan batu pertama pembangunan sekolah menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan yang mendukung visi kota yang sehat, pintar, dan makmur serta menjadi sekolah terbaik di kota tanah Papua.
Selain itu, perluasan akses pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mengajak seluruh pegiat pendidikan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan pendidikan agar sejajar dengan daerah maju.
“Pendidikan sebagai kunci kemajuan masa depan yang mampu mencetak generasi unggul dan berkontribusi pada kemajuan daerah. Saya berharap guru di SMA UTC ini berinovasi dan kreatif agar menghadirkan pembelajaran yang nyaman dan aman,” ujar wali kota.
Pj Sekda Papua, Suzana Dewijana Wanggai, S.Pd, MSocSc, mewakili Pj Gubernur Papua, Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si, mengharapkan, peletakan batu pertama pembangunan sekolah dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dan memberikan manfaat besar bagi siswa demi masa depan yang lebih baik.
Selain itu, pembangunan sekolah dapat menjadi sarana untuk meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik siswa, serta menjadi tempat pengembangan bakat dan potensi siswa secara menyeluruh.
Harapan lain agar pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan sehingga fasilitas pendidikan dapat segera digunakan secara maksimal.
“Peletakan batu pertama bukan hanya simbolis, tetapi juga menjadi titik tolak bagi terwujudnya pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkarakter, yang diharapkan dapat mencetak generasi unggul dan berakhlak mulia demi kemajuan daerah dan bangsa,” ujar Wanggai.
Panglima Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Rudi Puruwito, S.E., M.M, mengatakan, SMA UTC di Kota Jayapura memudahkan lulusan menempuh pendidik ke jenjang lebih tinggi.
Dia berharap sekolah tersebut dapat menjadi tempat yang memotivasi, menginspirasi, dan membentuk siswa menjadi individu yang kompeten, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi.
Selain itu, juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan SMA UTC yang diharapkan menjadi fasilitas penting bagi pendidikan berkualitas.
“Pembangunan ini merupakan investasi pemerintah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia untuk Visi Indonesia Emas 2045,” ujar Pangdam.
Peletakan batu pertama pembangunan SMA Unggulan Taruna Cenderawasih dirangkai dengan syukuran Yayasan Gema Valentine Papua ke-17 tahun. Yayasan ini bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan sosial.
Acara ini dihadiri siswa, orang tua siswa , Forkopimda Papua, Forkopimda Kota Jayapura, Ketua DPRK Kota Jayapura, perwakilan Pemerintah Kabupaten Keerom, Pemerintah Kabupaten Sarmi, pimpinan OPD di lingkup Pemkot dan Pemprov Papua.
(lrh)






