Beranda / Ragam Berita / Pelatihan proktor ANBK dan TKA jenjang SMP tingkatan mutu pendidikan di Kota Jayapura

Pelatihan proktor ANBK dan TKA jenjang SMP tingkatan mutu pendidikan di Kota Jayapura

Kepala Bidang SMP Disdikbud Kota Jayapura, Purnama Sinaga, S.Pd., M.M.Pd menyampaikan sambutan pada pembukaan pelatihan proktor ANBK dan TKA jenjang SMP Se Kota Jayapura. (TIFAPOS/La Ramah)

TIFAPOS.id Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Bidang SMP menyelenggarakan kegiatan pelatihan proktor ANBK dan TKA jenjang SMP.

Kegiatan yang berlangsung di Grand Abe Hotel Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Kamis (14/8/2025) berlangsung dari tanggal 14 s.d 16 Agustus 2025.

Kegiatan ini diikuti kepala sekolah dan proktor SMP Se Kota Jayapura baik negeri dan swasta, dengan narasumber dari tim teknik ANBK kota dan provinsi serta Pusdatin.

Kepala Bidang SMP Disdikbud Kota Jayapura, Purnama Sinaga, S.Pd., M.M.Pd mengatakan, pelatihan proktor ANBK dan TKA untuk membekali para proktor dan teknisi dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Pelatihan ini penting untuk memastikan kelancaran dan validitas pelaksanaan asesmen serta membantu sekolah mencapai tujuan peningkatan mutu pendidikan,” ujar Purnama.

Dia juga mengatakan, proktor akan dibekali dengan keterampilan teknis untuk mengelola aplikasi ANBK, melakukan sinkronisasi data, dan menangani kendala teknis selama pelaksanaan.

Pemahaman yang baik dan keterampilan yang memadai, lanjut Purnama, proktor dapat berkontribusi pada pelaksanaan ANBK dan TKA yang berkualitas, sehingga hasil asesmen dapat memberikan informasi yang akurat tentang capaian belajar siswa.

Selain itu, juga mencakup sosialisasi tentang jadwal pelaksanaan, persiapan data, dan hal-hal teknis lainnya yang perlu diperhatikan sebelum pelaksanaan.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pelaksanaan ANBK dan TKA.

Peserta akan dijelaskan mengenai peraturan dan prosedur pelaksanaan ANBK dan TKA, termasuk jadwal, mekanisme, dan hal-hal yang perlu diperhatikan.

Proktor akan dilatih untuk menggunakan aplikasi ANBK, termasuk instalasi, login, pengelolaan data peserta, dan sinkronisasi data.

Pelatihan akan mencakup cara mengatasi kendala teknis yang mungkin terjadi selama pelaksanaan, seperti masalah jaringan, komputer, atau aplikasi.

Materi pelatihan juga akan mencakup pengenalan tentang Tes Kemampuan Akademik (TKA), tujuannya, dan bagaimana TKA diimplementasikan dalam proses pembelajaran.

“Peserta akan memahami perbedaan tugas dan tanggung jawab antara proktor dan teknisi dalam pelaksanaan ANBK dan TKA,” ujar Purnama.

Dia juga mengatakan, proktor dan teknisi akan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam melaksanakan ANBK dan TKA.

Dengan pelatihan yang memadai, pelaksanaan ANBK dan TKA diharapkan dapat berjalan lebih lancar dan efisien.

“Pelatihan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan, sehingga tanggal 25 Agustus 2025 pelaksanaan ANBK bisa berjalan baik dan lancar,” ujar Purnama.

Salah satu tim teknik ANBK Kota Jayapura, Irmansyah mengatakan, peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dengan baik diberikan sertifikat.

“Sertifikat ini menjadi tanda pengakuan resmi atas kompetensi dan kesiapan peserta dalam melaksanakan tugas proktor dan teknisi ANBK, yang sangat penting untuk menjamin kelancaran dan kualitas asesmen nasional berbasis komputer di sekolah-sekolah,” ujar Irmansyah.

Plt. Kadisdikbud Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd mengatakan, pelatihan proktor ANBK dan TKA jenjang SMP sangat penting untuk mempersiapkan sekolah dalam pelaksanaan asesmen nasional dan tes kemampuan akademik.

“Pelatihan ini tidak hanya membekali proktor dan teknisi dengan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga meningkatkan pemahaman mereka tentang tujuan dan manfaat asesmen dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Rocky.

Kesempatan tersebut, Kadisdikbud menekankan penguatan karakter pada peserta didik khususnya pada pembentukan nilai-nilai moral, sikap positif, dan keterampilan sosial yang baik dalam proses pendidikan.

Tujuannya agar peserta didik tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kepribadian yang kuat, bertanggung jawab, jujur, disiplin, peduli, dan memiliki etika yang baik.

Selain itu, menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman di sekolah untuk mendukung proses belajar mengajar yang efektif dan perkembangan siswa secara optimal.

Diantaranya, suasana yang ramah dan saling menghormati antar siswa, guru, dan staf sekolah.

Penerapan kebijakan anti-bullying yang tegas dan berikan edukasi tentang pentingnya toleransi serta penghargaan terhadap perbedaan.

Serta, mendorong komunikasi terbuka dan dukungan sosial melalui konseling dan kelompok diskusi siswa.

“Dengan penerapan prinsip-prinsip ini, lingkungan belajar di sekolah akan menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung keberhasilan belajar siswa,” ujar Rocky.

 

(lrh)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *