Beranda / Ragam Berita / Pelatihan peningkatan kapasitas pengurus KDKMP resmi ditutup

Pelatihan peningkatan kapasitas pengurus KDKMP resmi ditutup

Asisten II Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Ir. B. Widhi Hartanti didampingi Plt. Kadisperinsagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Fred Itaar, S.IP., M.Si menutup pelatihan peningkatan KDKMP 2025. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• Langkah strategis untuk memperkuat gerakan koperasi di tingkat akar rumput.

• Investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam tata kelola koperasi.

• Pengurus KDKMP diharapkan menjadi ujung tombak kemajuan ekonomi masyarakat di desa dan kelurahan.

 

PEMERINTAH Kota Jayapura secara resmi menutup kegiatan pelatihan peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2025.

Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 2 s.d 4 Desember 2025, dihelat di Best Western Sagita Hotel dan ditutup pada Kamis, 4 Desember 2025 dengan tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”.

Asisten II Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Ir. B. Widhi Hartanti mewakili Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H, menutup sekaligus pelepasan tanda peserta, mengatakan pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat gerakan koperasi di tingkat akar rumput.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Jayapura dan Tenaga Kerja Provinsi Papua.

“Atas nama Pemerintah Kota Jayapura, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini secara sungguh-sungguh dan terarah,” ujar Widhi.

Widhi menekankan, pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam tata kelola koperasi.

Para pengurus KDKMP diharapkan menjadi ujung tombak kemajuan ekonomi masyarakat di desa dan kelurahan.

“Pelatihan ini memberikan bekal keterampilan, pengetahuan, dan wawasan agar pengurus mampu membawa Koperasi Merah Putih menjadi lebih mandiri, adaptif, transparan, dan berdaya saing,” tambahnya.

Lebih lanjut, Widhi mengingatkan agar seluruh materi yang diterima diimplementasikan secara nyata.

Hal ini mencakup penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas layanan, pengelolaan keuangan yang akuntabel, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan peluang usaha berkelanjutan.

“Semangat kerja sama, solidaritas, dan integritas harus menjadi fondasi dalam membangun koperasi yang semakin maju,” tegas Widhi.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong ekonomi kerakyatan di Kota Jayapura,” sambungnya.

Plt. Kepala Bidang Koperasi sekaligus panitia pelaksana, Apriani Paskah P.P, S.E mewakili Plt. Kadisperinsagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Fred Itaar, S.IP., M.Si, mengatakan pelatihan diikuti 84 peserta, semuanya berasal dari pengurus KDKMP.

Selain itu, untuk memperkuat kemampuan para pengurus dalam mengelola organisasi dan usaha koperasi secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Apriani menjelaskan kegiatan berlangsung intensif selama tiga hari dengan melibatkan narasumber kompeten di bidang pengelolaan usaha koperasi dan penguatan manajemen kelembagaan.

Selain itu, pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas, wawasan, serta keterampilan pengurus dalam mengelola koperasi secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Apriani berharap hasil pelatihan ini akan memberikan manfaat besar bagi keberlanjutan koperasi di wilayah tersebut, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi berkat bagi pengembangan koperasi dan peningkatan kesejahteraan warga,” ujar Apriani.

 

 

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *