Beranda / Ragam Berita / Pelantikan DPC PPDI Kota Jayapura: Melayani disabilitas dengan hati demi kemuliaan Tuhan

Pelantikan DPC PPDI Kota Jayapura: Melayani disabilitas dengan hati demi kemuliaan Tuhan

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H didampingi Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, S.Sos., M.Si foto bersama ketua dan pengurus DPC PPDI Kota Jayapura periode 2025-2030. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• Pelantikan ketua dan pengukuhan pengurus DPC PPDI Kota Jayapura periode 2025-2030.

• Sinergi PPDI-Pemkot tingkatkan aksesibilitas, advokasi hak, dan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.

• PPDI Kota Jayapura diharapkan lebih aktif bangun solidaritas bagi kelompok rentan.

 

RUMAH jabatan Wali Kota Jayapura menjadi saksi pelantikan ketua dan pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Jayapura periode 2025-2030.

Acara ini berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025 dihadiri perwakilan dari Dinas Sosial, anggota PPDI, dengan tema “Melayani Disabilitas dengan Hati Demi Kemuliaan Nama Tuhan”.

Tema ini menekankan komitmen untuk memberikan pelayanan yang penuh empati dan dedikasi kepada penyandang disabilitas sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan.

Selain itu, mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual, di mana pelayanan kepada penyandang disabilitas bukan hanya tugas sosial, tetapi juga bentuk ibadah.

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H, mengatakan setelah dilantik, para pengurus DPC PPDI harus segera melaksanakan aktivitas sesuai dengan program kerja yang telah disusun.

“Pemerintahan Kota Jayapura menjadi kepanjangan tangan Tuhan kepada para penyandang disabilitas,” ujar wali kota.

Wali kota menegaskan, kekurangan yang dimiliki oleh penyandang disabilitas seharusnya menjadi kelebihan bagi masyarakat umum, dan sebaliknya, kelebihan mereka menjadi pelajaran bagi kita semua.

“Kami bertanggung jawab memberikan pelayanan yang terbaik kepada mereka,” ujar wali kota.

Kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Jayapura juga memberikan bantuan kepada tujuh Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang berfokus pada pelayanan penyandang disabilitas.

Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Wali kota menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, organisasi disabilitas, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang inklusif.

“Pemerintah Kota Jayapura berkomitmen untuk terus mendukung program-program PPDI, termasuk melalui regulasi yang mendukung inklusi disabilitas di berbagai sektor,” ujar wali kota.

Ketua DPC PPDI Kota Jayapura yang baru dilantik, Kuhlman Sutran Saputra, menyatakan bahwa PPDI berharap dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Jayapura.

“Program yang kami buat, seperti pendataan penyandang disabilitas dan penerimaan lowongan pekerjaan, sudah berjalan dengan baik. Tinggal dibuatkan regulasi oleh pemkot agar lebih efektif,” ujar Kuhlman

Ia juga mengapresiasi bantuan yang telah diberikan oleh pemkot, seperti modal usaha dan alat kerja bagi penyandang disabilitas, yang telah membantu mereka mandiri secara ekonomi.

Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, S.Sos., M.Si, menjelaskan bantuan kepada LKS diberikan kepada lembaga yang sudah terakreditasi, seperti panti asuhan dan yayasan yang melayani penyandang disabilitas.

“Masing-masing lembaga menerima bantuan sebesar Rp10 juta. Di Kota Jayapura, terdapat 30 yayasan dan panti asuhan. Bagi yang belum menerima bantuan, kami pastikan akan diberikan untuk pelayanan kepada mereka yang disabilitas,” ujar Matius.

Selain itu, Dinas Sosial akan memberikan paket bantuan sembako dalam rangka perayaan Natal, sebagai bentuk kepedulian ekstra kepada kelompok rentan.

Matius berharap, DPC PPDI Kota Jayapura dapat lebih aktif dalam advokasi hak-hak penyandang disabilitas, meningkatkan aksesibilitas, dan membangun solidaritas yang kuat.

 

 

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *