Kepala Bidang SMA da SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Nur Jaya. (TIFAPOS/Ramah)
TIFAPOS.id – Pendampingan Perencanaan Berbasis Data (PDB) meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan pendidikan dan kualitas pembelajaran prestasi siswa.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang SMA da SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Nur Jaya di aula SMK Negeri 2 Bisnis dan Manajemen Jayapura dalam kegiatan penguatan IKM dan pendampingan PBD jenjang SMA dan SMK, Kamis (5/9/2024).
Dikatakan Nur Jaya, dari raport pendidikan akan terlihat indikator-indikator yang perlu dibenahi atau ditingkatkan, sehingga dibutuhkan perencanaan berdasarkan data di raport pendidkan yang bisa di akses oleh pemerintah daerah.
“PDB adalah bentuk pemanfaatan data pada platform raport pendidikan sebagai bentuk intervensi satuan maupun dinas pendidikan maupun pemerintah daerah terhadap mutu dan capaian pendidikannya,” ujarnya.
Dikatakan Nur Jaya, PDB bermanfaat untuk mencapai peningkatan perbaikan mutu P
pendidikan yang berkesinambungan, membantu guru menyesuaikan strategi pembelajaran, menetapkan tujuan yang kongret.

“Adanya data yang valid, akurat, dan relevan sesuai dengan kondisi yang ada dan sesuai dengan kebutuhan setiap satuan pendidikan serta penganggaran pendidikan yang berdasarkan pada data real sesuai kebutuhan setiap satuan pendidikan yang tertuang pada ARKAS (Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah),” ujarnya.
Asisten III Setda Kota Jayapura Nur Bi Adji mewakili Penjabat Wali Kota Jayapura mengatakan satuan pendidikan sudah harus mulai melakukan PDB sebagai kunci untuk memahami kebutuhan siswa dan mengukur capaian belajar mereka.
“Kita harus memanfaatkan data untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran, dengan melakukan analisis data hasil belajar siswa untuk merumuskan strategi pembelajaran yang lebih baik,” ujarnya.
“Saya mengajak bapak dan ibu guru untuk bersinergi dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka ini. Mari kita ciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan mendukung bagi siswa-siswi kita,” ujarnya.






