Beranda / Ragam Berita / Pastikan ketersediaan air bersih, DPR Kota Jayapura koordinasi dengan PT. AM Jayapura

Pastikan ketersediaan air bersih, DPR Kota Jayapura koordinasi dengan PT. AM Jayapura

Anggota DPR Kota Jayapura dari Fraksi PKS, Ngadino, A.Md.Tek. (TIFAPOS/Istimewa)

TIFAPOS.id – Guna memastikan ketersediaan air bersih, pimpinan dan anggota DPR Kota Jayapura, melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kantor PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Jumat (6/12/2024).

Kunker tersebut dalam rangka konsultasi dan koordinasi tentang pasokan air bersih pada Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Kesempatan tersebut, anggota DPR Kota Jayapura dari Fraksi PKS, Ngadino, A.Md.Tek mengatakan, pelayanan air bersih di Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, belum terlayani dengan baik.

“Sebelum pileg 2024, sekitar bulan Desember 2023, PT. AM Jayapura gencar mendata untuk pelanggan baru tapi belum terealisasi,” ujar Ngadino.

Dikatakan Ngadino, konsultasi dan koordinasi tersebut guna peningkatan tugas dan fungsi pengawasan DPR Kota Jayapura khususnya kepada mitra kerja.

“Sepanjang pengetahuan kami, yang tercover hanya perumahan Rollo Grand dan perumahan Royal Grand. Untuk Koya Timur dan Koya Barat belum terlayani air bersih,” ujar Ngadino.

Dikatakan politisi PKS ini, konsultasi dan koordinasi sekaligus berbagi masukan terutama mendorong pemerintah daerah dalam memaksimalkan fungsi sekaligus meningkatkan kinerja PT.AM Jayapura.

“Apa yang menjadi masukan yang berkaitan dengan tupoksi lembaga DPR Kota Jayapura, maka akan menjadi pertimbangan kami dalam mengungkapkan pada rapat dan pembahasan,” ujar Ngadino.

Ngadino berharap, ketersediaan air dapat dirasakan seluruh masyarakat khususnya di wilayah Distrik Muara Tami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari baik memasak, minum, mencuci.

Direktur Umum PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Syors Hendrik Ondi, S.E mewakili Direktur Utama, Dr. H. Entis Sutisna, S.E, M.M, CGRM mengatakan, intek (sumber air) melayani masyarakat sesuai keberadaan intek berada.

“Intek air tidak terkoordinir jadi satu, tapi melayani setiap intek itu berada,” ujar Ondi.

Terkait layanan air bersih di Muara Tami, dikatakan Ondi, ada program air bersih dari kementerian, namun tertunda realisasinya dan akan direalisasikan 2025.

“Kami sudah survei dan memasang stiker sebagai tanda penerima program air bersih. Pelayanan air bersih di Muara Tami kami upayakan agar bisa terlayani. Ini sudah komitmen kami untuk pemasangan jaringan rumah,” ujar Ondi.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *