Beranda / Ragam Berita / Paroki Expo 2026 puncak menuju Sinode Keuskupan Jayapura

Paroki Expo 2026 puncak menuju Sinode Keuskupan Jayapura

Foto bersama panitia dan tamu undangan dalam kegiatan Paroki Expo 2026. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• Puncak kegiatan menuju Sinode Keuskupan Jayapura pada 2 s.d 8 Februari 2026.

• Direncanakan jadi agenda tahunan sebagai wadah kolaborasi gereja dan masyarakat Kota Jayapura.

• Mendukung program Pemerintah Kota Jayapura dalam meminimalisir sampah plastik.

 

PAROKI Kristus Juru Selamat Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, menggelar Paroki Expo 2026 untuk pertama kalinya sebagai puncak kegiatan menuju Sinode Keuskupan Jayapura yang dijadwalkan 2 s.d 8 Februari 2026.

Kegiatan bertema “Menuju Sinode Keuskupan Jayapura 2026” ini direncanakan menjadi agenda tahunan sebagai wadah kolaborasi gereja dan masyarakat Kota Jayapura.

Kegiatan berlangsung di lapangan SMA YPPK Taruna Dharma Kotaraja, Sabtu, 10 Januari 2026, sebagai puncak rangkaian dari 8 s.d 10 Januari 2026, diawali fun walk yang dihadiri Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR serta tamu undangan.

Serta, dimeriahkan Numbay coffee testing and barista show, live musik, tarian tradisional Papua, bazar UMKM khusus kopi Papua, pameran Sinode Keuskupan, festival makanan khas Papua, serta lomba mewarnai untuk TK dan SD kelas III.

Paroki Expo didukung sponsor seperti Honda Fajar Baru Jayapura, Angels Cakes & Bakery, SAGA, Bank Mandiri, Bank Papua, dan Bank Modern Express.

Ketua Tim Gema Sinode Keuskupan Jayapura Paroki Kristus Juru Selamat Kotaraja, Petrus Bahtiar, menekankan visi utama selaras dengan tema paroki tahun ini, yaitu meminimalisir sampah plastik, terutama botol air minum sekali pakai.

“Panitia dibantu Satuan Brimob Polda Papua menyediakan water treatment untuk air minum bersih, sehingga pengunjung bisa isi ulang tumbler sendiri,” ujar Petrus.

Petrus menambahkan, Paroki Expo 2026 sebagai ruang kolaborasi gereja-masyarakat, dengan target pengunjung sebanyak-banyaknya sehingga mendorong keterlibatan luas.

Selain itu, umat Paroki aktif menyiapkan stan dan konten, dengan program khusus untuk anak muda dan keluarga melalui partisipasi dan kolaborasi.

“Dampak positif diharapkan memperkaya kehidupan rohani umat, memperkuat iman melalui pelayanan lingkungan dan gotong royong,” ujar Petrus.

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M mengapresiasi kegjatan Paroki Expo 2026 karena bukan sekadar perayaan gereja, tetapi pesta rakyat yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat untuk persatuan, persahabatan, kesehatan, dan perekonomian.

“Saya bangga Paroki Expo menjadi wadah komprehensif,” ujar Rustan.

Rustan juga mengajak masyarakat untuk minimalisir penggunaan sampah plastik sekali pakai.

“Sampah plastik ancaman nyata bagi kelestarian alam Papua, terutama laut dan hutan kita. Mari biasakan bawa tumbler atau kantong belanja sendiri. Kebersihan bagian dari iman, menjaga lingkungan wujud Tuhan di tanah ini,” ujar Ristan.

“Paroki Expo 2026 tak hanya hiburan, tapi panggilan aksi untuk hidup berkelanjutan. Dengan semangat ini, Kota Jayapura diharapkan menjadi kota gereja yang peduli lingkungan,” sambungnya.

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *