TIFAPOS.id – Projek penguatan profil pelajar Pancasila atau P5 merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek (terpisah dari intrakurikuler) yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter profil Pancasila.
Melalui kegiatan P5 dapat mengispirasi peserta didik khususnya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, untuk berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya.
Dalam kegiatan ini, peserta didik mempelajari tema-tema yang tersedia pada Kurikulum Merdeka. Terdapat tujuh tema yang dipelajari selama fase D. Saat ini, peserta didik kelas VII dan VIII sedang mempelajari tema Bhinneka Tunggal Ika.
Melalui tema ini, peserta didik yang sudah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka mengenal dan mempromosikan budaya perdamaian, belajar membangun dialog tentang keberagaman serta nilai-nilai ajaran yang dianut.
Selama tiga bulan berproses, peserta didik mendalami informasi atau materi tentang keberagaman, seperti berdiskusi dan berdialog dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, dengan harapan dapat mengimplementasikan nilai-nilai ketuhanan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan projek profil ini sudah berjalan tiga bulan di 2024 dan melalui berbagai rangkaian aktivitas, dan diakhiri dengan kegiatan perayaan yang bermakna berupa hasil belajar dan refleksi tindak lanjut,” ujar Kepsek SMP Negeri 1 Jayapura, Purnama Sinaga, Selasa (4/6/2024).
Perayaan hasil belajar sekaligus pentas seni yang berlangsung di Lapangan SMPN 1 Jayapura adalah kegiatan yang mengharuskan peserta didik menampilkan proses atau produk hasil belajarnya dalam suatu acara yang melibatkan berbagai pihak sebagai partisipan.
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pertunjukan yang merupakan representasi dari rangkaian tahapan belajar selama tiga bulan, seperti tarian, drama, puisi, dan lagu serta pertunjukkan bakat minat di bidang seni peserta didik kelas IX.
Adapun tujuan kegiatan perayaan ini, yaitu menguatkan upaya pencapaian kompetensi, merefleksikan, dan karakter profil pelajar Pancasila dan mendorong peserta didik menjadi pelajar sepanjang hayat yang berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.
“Jadi mereka belajar dari lingkungan sekitar. Sudah dua tahun kami laksanakan. Adanya P5 peserta didik semakin menyadari peranya dia sebagai pelajar untuk berpartispasi dalam lingkungan masing masing bahwa dengan mamahami perbedaan bisa membantu mewujudkan kesatuan,” ujar Purnama.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Yopi Yoram Hanuebi berharap kepala sekolah, guru, dan peserta didik terus berkarya dan mengembankan diri. Terutama peserta didik agar ikut bergabung dalam setiap kegiatan
“Saya mengapresiasi kepala sekolah dan guru di SMP 1 ini, karena perubahan sekolah yang terus berkembang baik infrastruktur serta sarana dan prasarana. Ini semua berkat kepala sekolah yang terus mengajak guru dan peserta didik untuk terus berprestasi,” ujarnya.






