Beranda / Ragam Berita / Muswil JSIT Wilayah Papua: Kolaborasi dan inovasi pendidikan Islam Terpadu di Tanah Papua

Muswil JSIT Wilayah Papua: Kolaborasi dan inovasi pendidikan Islam Terpadu di Tanah Papua

Kolaborasi tokoh pendidikan JSIT Wilayah Papua menabuh Tifa sebagai tanda dibukanya kegiatan Muswil II 2025. (TIFAPOS/Istimewa)

 

Ringkasan Berita

• Penetapan dan Pelantikan Pengurus JSIT Wilayah periode 2025–2029.

• Lokakarya yayasan SIT Papua untuk meningkatkan kapasitas tata kelola yayasan.

• Menghadirkan pembelajaran bermutu, adaptif, dan berkarakter.

 

JARINGAN Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Wilayah Papua sukses menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-2 pada 20 s.d 21 Desember 2025 di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura.

Berdasarkan rilis resmi yang dikeluarkan Humas JSIT Wilayah Papua, Kamis, 25 Desember 2025, kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin.

Namun, forum strategis yang mempertemukan para pemangku kepentingan pendidikan untuk membangun ekosistem pendidikan yang bermutu di Tanah Papua.

Serta, menegaskan komitmen JSIT untuk memperkuat sinergi dengan membangun jaringan yang kuat antar stakeholder melalui inovasi berkelanjutan dan penguatan nilai karakter.

Adapun tema yang diusung yakni “Berkolaborasi dan Berinovasi” dengan subtema “Berkolaborasi dan Berinovasi Membangun Ekosistem Pendidikan yang Berkarakter dan Bermutu di Tanah Papua”.

Kegiatan ini dihadiri 246 peserta dan panitia, termasuk unsur pengurus, yayasan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta narasumber dari JSIT Indonesia Pusat.

Komposisi peserta terdiri dari 16 orang ketua dan pengurus yayasan SIT, 200 orang guru dan tenaga kependidikan dari Kota dan Kabupaten Jayapura, 7 orang Badan Pengurus Harian (BPH), 20 orang kepala sekolah SIT se-Wilayah Papua, dan 3 orang narasumber dari pusat.

Para tamu kehormatan eksternal turut memeriahkan acara. Dewan Majelis Tinggi JSIT Indonesia, Prof. Muhtasor, M.Eng., Ph.D., hadir sebagai tokoh utama.

Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Drs. Mathius D. Fakiri, S.I.K., M.H diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Origenes Kambuaya, S.H., M.H.

Hadir pula Kepala BPMP Provinsi Papua, Dr. Junus Simangunsong, M.Si, Pengurus JSIT Indonesia Pusat diwakili Asykari Chalil, S.Pd., M.M.

Serta, perwakilan Kodam XVII/Cenderawasih, Waka Bintaljarah Letkol Inf. Maralomben Harahap, S.Ag., M.Si, dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd.

Dari unsur internal, Ketua JSIT Wilayah Papua, Dian Fitriana, S.Pd., M.M., Gr memimpin kegiatan bersama 20 Ketua Yayasan SIT, Dewan Pembina Ustadz Nurkhairi, dan peserta dari berbagai daerah seperti Merauke, Biak, Timika, Nabire, dan Wamena.

Kehadiran mereka mencerminkan semangat persatuan untuk memajukan pendidikan di wilayah yang luas dan beragam.

Agenda utama Muswil adalah Penetapan dan Pelantikan Pengurus JSIT Indonesia Wilayah Periode 2025–2029, mencakup kepengurusan wilayah Papua, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan lokakarya yayasan SIT Papua dan upgrading guru untuk meningkatkan kapasitas tata kelola yayasan serta kompetensi profesional guru untuk menghadirkan pembelajaran bermutu, adaptif, dan berkarakter.

Dewan Majelis Tinggi JSIT Indonesia, Prof. Muhtasor, M.Eng., Ph.D menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi untuk menjawab tantangan pendidikan di daerah terpencil.

“Muswil ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi pendidikan Islam Terpadu, khususnya di Tanah Papua yang memiliki kekayaan budaya dan potensi sumber daya manusia yang besar,” ujar Prof. Muhtasor.

Origenes Kambuaya, S.H., M.H mewakili Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Drs. Mathius D. Fakiri, S.I.K., M.H mengapresiasi kontribusi JSIT.

“Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi kontribusi JSIT dalam membangun pendidikan yang berkarakter, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua,” ujar Kambuaya.

“Di tengah tantangan geografis dan sosial Papua, kegiatan ini menjadi mercusuar harapan bagi pendidikan Islam yang inklusif dan adaptif,” sambungnya.

Ketua JSIT Wilayah Papua Periode 2021–2025, Dian Fitriana, S.Pd., M.M., Gr berharap kegiatan ini mendorong transformasi pendidikan yang lebih baik.

Selain itu, dengan semangat kolaborasi, JSIT Papua siap menghadapi masa depan pendidikan yang lebih cerah, yaitu inovasi dan karakter menjadi fondasi utama.

“Muswil ini menjadi ruang konsolidasi dan estafet kepemimpinan untuk memperkuat peran JSIT dalam menghadirkan layanan pendidikan Islam Terpadu yang bermutu dan berkarakter di seluruh wilayah Papua,” ujar Dian.

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *