Beranda / Ragam Berita / MKKS SMA Kota Jayapura dorong percepatan implementasi Kurikulum Merdeka

MKKS SMA Kota Jayapura dorong percepatan implementasi Kurikulum Merdeka

Ketua MKKS SMA Kota Jayapura Musa Msiren. (TIFAPOS/Ramah)

TIFAPOS.id – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Jayapura, Papua, terus mendorong semua sekolah agar melaksanakan Kurikulum Merdeka.

“SMA negeri dan swasta ada 28 sekolah. Hampir semua sudah melaksanakan Kurikulum Merdeka, hanya satu atau dua saja yang belum,” ujar Ketua MKKS SMA Kotq Jayapura Musa Msiren di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (2/9/2024).

Kurikulum Merdeka sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran. Kurikulum Merdeka (sebelumnya disebut kurikulum prototipe) disebut sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel.

Selain itu, Kurikulum Merdeka berfokus pada materi asensial dan pengembangan karakter serta kompetensi peserta didik, yakni pembelajaran berbasis projek dan fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran terdiferensiasi sesuai kemampuan peserta didik.

“Jadi, tidak ada lagi istilah kurikulum mandiri, kurikulum berbagai, semua sekolah sama menerapkan Kurikulum Merdeka. Kami terus berupa mendorong agar Kurikulum Merdeka semua sekolah sudah melaksanakannya,” ujarnya.

Dijelaskannya, dalam Kurikulum Merdeka mencakup tiga tipe kegiatan pembelajaran, yakni pembelajaran intrakurikuler, pembelajaran kokurikuler, dan pembelajaran ekstrakurikuler.

“Selama proses pembelajaran, guru akan mengadakan asesmen formatif secara berkala, untuk mengetahui proses pembelajaran murid dan melakukan penyesuaian metode pembelajaran, jika diperluka,” ujarnya.

Dilanjutkannya, pada akhir proses pembelajaran, guru juga bisa melakukan asesmen sumatif sebagai proses evaluasi ketercapaian tujuan pembelajaran.

“Sesuai moto kami “maju bersama hebat semua” agar semua sekolah sudah menerapkan Kurikulum Merdeka demi meningkatkan kualitas pendidikan, siswa berdaya saing, unggul, dan berprestasi,” ujar Musa yang juga menjabat Kepala SMA Negeri 1 Jayapura.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *