Marching band peserta didik MA PN Kota Jayapura saat tampil di Hari Amal Bhakti Kementerian Agama 2025. (TIFAPOS/Ramah)
Jayapura (TIFAPOS) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua berkomitmen mendorong peningkatan pendidikan keagamaan.
Peningkatan pendidikan keagamaan dapat dicapai melalui beberapa strategi kunci, seperti menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan zaman dan tantangan kontemporer.
Menekankan berpikir kritis dan toleransi, memberikan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pengajaran.
Melibatkan masyarakat dalam proses pendidikan untuk menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab.
Fasilitas bangunan infrastruktur pendidikan yang memadai untuk mendukung pembelajaran.
“Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat penting dalam mencapai tujuan ini,” ujar Kakanwil Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran, S.Ag di Pondok Pesantren Hidayatullah Holtekamp, Kota Jayapura, Jumat (3/1/2025).
Ia juga mengatakan, peningkatan pendidikan keagamaan di Papua maka harus didukung sumber belajar yang dapat digunakan untuk memperkaya pendidikan keagamaan.
Diantaranya, menyediakan buku referensi dan jurnal tentang ajaran agama untuk pemahaman yang lebih mendalam.
Tersedianya akses ke perpustakaan digital yang menawarkan materi keagamaan.
Memanfaatkan aplikasi belajar agama dan situs web yang menyediakan konten keagamaan.
Menggunakan platform media sosial untuk berbagi informasi dan diskusi tentang isu-isu keagamaan.
Serta mengadakan pelatihan serta diskusi yang melibatkan masyarakat untuk meningkatkan literasi agama.






