Beranda / Ragam Berita / Membangun jiwa kepemimpinan generasi muda yang berkarakter

Membangun jiwa kepemimpinan generasi muda yang berkarakter

ESQ Traineer menyampaikan materi pada pelatihan kepemimpinan forum OSIS SMA dan SMK. (TIFAPOS/La Ramah)

 

MEMBANGUN jiwa kepemimpinan yang berkarakter adalah proses pengembangan berbagai kualitas penting seperti integritas, percaya diri, empati, komitmen terhadap pengembangan diri, keberanian, kesabaran, ketegasan, komunikasi efektif, berpikir strategis, kolaborasi, keadilan, dan adaptabilitas.

Pemimpin yang berkarakter yang menjadi teladan, mampu menginspirasi dan memotivasi orang lain, serta memiliki kesadaran diri untuk terus belajar dan berkembang.

Kesadaran diri sangat penting karena seorang pemimpin harus mengenal kekuatan dan kelemahan dirinya serta mampu memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain.

Selain itu, membangun karakter kepemimpinan juga melibatkan kemampuan komunikasi yang jelas, kerja sama tim, pengambilan keputusan, rasa tanggung jawab, dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah secara bijaksana.

Program Latihan Dasar Kepemimpinan (LDKS) adalah salah satu metode praktis yang digunakan untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan yang berkarakter, dengan fokus pada kemampuan komunikasi, kerja sama, pengambilan keputusan, serta pengelolaan diri dan hubungan sosial yang baik.

Kepribadian juga memegang peranan penting dalam membangun kepemimpinan berkarakter, di mana keandalan, integritas, keberanian, keuletan, empati, dan keadilan menjadi fondasi utama yang membuat seorang pemimpin dapat dipercaya dan dihormati.

Dalam rangka membangun jiwa kepemimpinan yang berkarakter, dibutuhkan kesadaran diri dan refleksi diri secara berkelanjutan, menjadi teladan dalam perilaku dan tindakan, pengembangan komunikasi efektif dan kerja sama tim.

Selain itu, memupuk integritas dan keadilan dalam pengambilan keputusan, berani mengambil risiko dan menghadapi tantangan dengan ketegasan, terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan.

Dengan komitmen, kerja keras, kesediaan untuk belajar dari pengalaman, serta penghormatan terhadap nilai-nilai moral dan etika, seseorang dapat membangun jiwa kepemimpinan yang berkarakter dan efektif dalam memimpin serta memberikan pengaruh positif dalam berbagai aspek kehidupan.

Untuk itu, Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bidang SMA dan SMK memfasilitasi forum OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan selama dua hari dari tanggal 4 s.d 5 September 2025.

Pelatihan yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Entrop, Kota Jayapura menghadirkan narasumber dari ESQ Leadership Center dengan pemateri ESQ Traineer, Opick.

“Tujuannya adalah membentuk calon pemimpin yang berintegritas, profesional, dan memiliki kemampuan public speaking serta dapat mengelola kegiatan organisasi dengan baik,” ujar Kabid SMA dan SMK Disdikbud Kota Jayapura, Nur Jaya, S.Pd., M.Kp.

“Latihan ini juga berperan dalam membangun karakter pribadi siswa agar lebih bertanggung jawab, disiplin, dan mampu berkontribusi aktif dalam lingkungan sekolah,” sambungnya.

ESQ Traineer, Opick mengatakan, OSIS di SMA dan SMK tidak hanya berperan sebagai wadah menyalurkan minat dan bakat, tetapi juga membekali siswa dengan kemampuan kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ).

Melalui kegiatan-kegiatan yang ada, OSIS membantu membentuk karakter siswa dengan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, empati, pengendalian diri, dan spiritual.

OSIS mendorong interaksi sosial yang melatih siswa untuk peka terhadap lingkungan sekitar dan mengelola emosi dengan baik, serta menanamkan nilai-nilai spiritual dan budi pekerti yang baik.

Selain itu, pengembangan IQ dilakukan melalui stimulasi dan pembelajaran yang merangsang kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, baik di dalam kelas maupun melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Emosional dan spiritual juga dikembangkan dengan pembiasaan pengendalian diri, empati, motivasi diri, serta pembinaan akhlak dan moral di lingkungan sekolah.

“Pembangunan masa depan yang baik tidak hanya infrastrukturnya tapi juga membangun SDM demi masa depan kota yang lebih baik,” ujar Opick.

 

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *