Sejumlah tokoh agama, pemerintah, dan masyarahat doa bersama untuk Pilkada Damai 2024. (TIFAPOS/Humas Kemenag Papua)
TIFAPOS.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua menggelar acara “Melangitkan Doa untuk Pilkada Damai di Tanah Papua” di halaman kantor.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting berbagai pemangku kepentingan termasuk Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) provinsi, kabupaten, kota, dan Penjabat Gubernur Papua, Selasa (13/08/2024).
Semua berkumpul dengan satu tujuan memastikan Pilkada di Tanah Papua berjalan damai, aman, dan berintegritas.
Mewakili Ketua FKUB dalam sambutannya Sekretaris FKUB, T.H. Pasaribu, menekankan bahwa doa adalah refleksi dari komitmen kita.
“Kalau kita berdoa untuk keamanan, maka kita juga harus berusaha mewujudkannya,” ujar Pasaribu dalam rilisnya, Rabu (14/8/2024).
Ia menegaskan pentingnya masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada.
“Jangan kita hanya melihat hasilnya, tapi kita harus berusaha menciptakan kondisi yang kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar agama tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak baik, karena hal itu hanya akan menjadi bumerang.
Pasaribu juga menyerukan agar seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih untuk menggunakan haknya dengan bijak.
“Memilih adalah hak dan kewajiban kita. Jika kita tidak memilih, kita memberi kesempatan kepada orang lain untuk menentukan masa depan kita,” tegasnya.
Ia mengakhiri sambutannya dengan harapan bahwa Pilkada yang akan datang membawa keberkahan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Papua.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Klemens Taran, dalam sambutannya, menekankan pentingnya kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman yang ada di Papua.
“Kerukunan dan persatuan adalah fondasi utama untuk menciptakan kedamaian di tengah masyarakat. Kita harus selalu mengedepankan dialog, saling menghormati, dan bekerja sama dalam menyelesaikan setiap perbedaan,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh tokoh agama untuk terus menyebarkan pesan-pesan kedamaian dan toleransi, serta menghindari segala bentuk provokasi dan kekerasan yang dapat merusak kedamaian.
Kakanwil juga menekankan kekuatan doa dalam menghadapi tantangan Pilkada.
“Doa adalah kekuatan spiritual yang luar biasa. Melalui doa, kita memohon perlindungan dan bimbingan dari Tuhan agar proses Pilkada di Papua dapat berjalan dengan damai dan lancar,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada dan menjauhi segala bentuk kampanye hitam serta tindakan yang tidak etis.
Mewakili Penjabat Gubernur Papua Musa Isir, dalam sambutannya, memberikan apresiasi terhadap acara “Melangitkan Doa untuk Pilkada Damai di Tanah Papua”. Ia menekankan bahwa di bawah langit ini, segala usaha kita harus disertai dengan doa kepada Tuhan.
“Siapa pun dia, memiliki kekayaan atau pangkat, jika tidak berharap kepada Tuhan, semuanya seperti usaha menjaring angin,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Pilkada bukan hanya sekedar memilih pemimpin, tetapi juga merupakan momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Mari kita jadikan Pilkada ini sebagai ajang untuk memperkuat rasa kebersamaan dan persaudaraan di antara kita,” ucapnya.
Musa juga menyoroti pentingnya menjauhkan diri dari segala bentuk provokasi dan tindakan yang dapat merusak kedamaian.
Dalam pesannya, Musa juga menekankan perlunya menjaga ketertiban dan keharmonisan di tengah masyarakat, serta menjauhkan diri dari barang-barang yang dapat merusak seperti minuman keras dan narkoba.
“Manusia normal yang terjerat barang-barang itu akan bertindak di luar nalar,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan saling menghormati, sehingga Papua tetap menjadi tanah yang damai, rukun, dan harmonis.
Dalam kesempatan yang sama FKUB Provinsi Papua, FKUB Kota Jayapura, FKUB Kabupaten Jayapura, dan FKUB Kabupaten Keerom mendapatkan Piagam Penghargaan
Acara “Melangitkan Doa untuk Pilkada Damai di Tanah Papua” ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Papua untuk bersatu padu, menjaga kedamaian, dan berdoa bersama demi masa depan Papua yang lebih baik dan sejahtera.
Dengan semangat persatuan dan komitmen bersama, Pilkada di Tanah Papua diharapkan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan menghasilkan pemimpin yang amanah serta bijaksana.






