Ilustrasi pencurian motor. (TIFAPOS/Ist)
TIFAPOS.id Kepolisian Sektor yaitu unit kepolisian yang berada di tingkat kecamatan/distrik. Polsek bertugas menjalankan tugas pokok Polri dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, pemberian perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kerjanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Salah satunya Polsek Abepura, Kota Jayapura, Papua, yang rutin melakukan patroli secara teratur dan terencana untuk menjaga keamanan dan ketertiban salah satunya dalam mencegah curanmor (pencurian kendaraan bermotor).
Tujuan utama patroli rutin adalah mencegah tindak kejahatan, mengawasi lingkungan, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Patroli ini dilakukan dengan strategi yang tepat, seperti pemetaan daerah, pengaturan jadwal bergantian antara siang dan malam, serta komunikasi antar petugas agar efektif dan efisien.
Selain itu, patroli rutin juga dapat melibatkan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan bersama. Pelaksanaan patroli dilakukan secara konsisten dengan pencatatan temuan dan evaluasi berkala untuk meningkatkan hasil pengamanan.
“Kami gencar melakukan patroli untuk mengantisipasi maraknya curanmor di berbagai wilayah. Setiap hari pasti ada curanmor,” ujar Kapolsek Abepura, Komisaris Polisi Komarul Huda, S.H di Kantor Kemenag Kota Jayapura, Rabu (30/4/2025).
Ia juga mengatakan, menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan patroli terutama pada jam dan daerah rawan kejahatan, dan memberikan himbauan keamanan untuk mencegah curanmor.
Kesempatan tersebut, Kapolsek Komarul mengimbau masyarakat untuk berhati-hati menghadapi maraknya kasus curanmor yang semakin meningkat.
Upaya ini termasuk mengimbau penggunaan kunci ganda dan memarkir kendaraan di tempat aman, ramai, terang, dan mengunci stang motor serta memasang CCTV di rumah sebagai antisipasi agar tidak menjadi sasaran pelaku curanmor.
Ia juga mengingatkan warga agar waspada terutama pada jam rawan pencurian yang sering terjadi di siang hari, tidak mudah percaya pada orang tidak dikenal atau modus penipuan, melaporkan kejadian atau orang mencurigakan ke polisi.
“Imbauan ini penting untuk mencegah kejahatan dan menjaga keamanan bersama. Masyarakat bisa lebih waspada terhadap curanmor dengan tidak meninggalkan kunci motor tertinggal di kendaraan dan hindari meninggalkan barang berharga di atas motor yang bisa memancing pelaku,” ujar Kapolsek Komarul.
Selain itu, tingkatkan kewaspadaan dengan selalu memeriksa sekitar saat parkir dan melaporkan aktivitas mencurigakan ke polisi, gunakan alternatif transportasi lain seperti angkutan umum atau ojek jika memungkinkan untuk mengurangi risiko pencurian.
Kerjasama dan komunikasi antarwarga serta dengan aparat kepolisian penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dari curanmor, dengan harapan dapat membantu mengurangi risiko menjadi korban pencurian kendaraan bermotor.
Kesempatan tersebut, Kapolsek Komarul menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah curanmor, seperti melaksanakan sistem keamanan lingkungan (siskamling) secara rutin untuk menjaga lingkungan dari tindakan kriminal.
Aktif melaporkan kejadian atau aktivitas mencurigakan kepada aparat kepolisian atau Bhabinkamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti.
Menjaga kendaraan dengan cara memarkir di tempat resmi, menggunakan kunci ganda, gembok, rantai, dan perangkat GPS untuk mengurangi risiko pencurian.
Meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap keamanan kendaraan serta tidak bersikap acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitar.
Berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan, sosialisasi, dan dialog bersama aparat kepolisian untuk memahami cara pencegahan curanmor dan membangun hubungan yang baik dengan petugas keamanan.
Membentuk dan memperkuat jaringan kerjasama antarwarga seperti kelompok pemuda dan RT/RW untuk saling mengawasi dan berbagi informasi keamanan.
“Dengan keterlibatan aktif masyarakat, maka upaya pencegahan curanmor menjadi lebih efektif dan lingkungan menjadi lebih aman,” ujar Kapolsek Komarul.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung Bhabinkamtibmas, seperti membentuk dan memperkuat jaringan komunikasi dengan Bhabinkamtibmas serta elemen masyarakat seperti RT/RW, kelompok pemuda, dan tokoh masyarakat untuk saling bertukar informasi terkait keamanan.
Mengikuti penyuluhan, sosialisasi, dan dialog yang diselenggarakan Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pencegahan kejahatan.
Mendukung pelaksanaan patroli rutin dan kegiatan preventif yang dilakukan Bhabinkamtibmas dengan menjaga lingkungan tetap kondusif.
Memanfaatkan teknologi informasi untuk membantu Bhabinkamtibmas dalam pemantauan dan pelaporan kejadian melalui aplikasi atau media sosial.
Serta, menjaga sikap disiplin, etika, dan moral sebagai teladan dalam masyarakat yang mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban bersama, dengan harapan masyarakat dapat memperkuat peran Bhabinkamtibmas dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.






