Beranda / Ragam Berita / Mahasiswa Nduga gelar aksi demo di kantor bupati

Mahasiswa Nduga gelar aksi demo di kantor bupati

Ratusan mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam IPMNI dan HPMN se-Indonesia bersama warga Nduga melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Nduga. (TIFAPOS/Istimewa)

TIFAPOS.id – Ratusan mahasiswa, pelajar, yang tergabung dalam IPMNI dan HPMN se-Indonesia bersama warga Nduga, melakukan aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap Pemerintah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Demo yang berlangsung di depan Kantor Bupati Nduga, pada Kamis (22/8/2024) itu dipicu karena bantuan biaya studi akhir belum disalurkan.

Koordinatoe Umum (Korlap) Yustinus Murib, mengatakan aksi dimulai sejak pagi pukul 08.00 Waktu Papua, dengan titik kumpul Bundaran Salib. Lalu, pada pukul 09.32, massa sampai di Kantor Bupati Nduga.

“Sejak jam 10.00 di depan kantor bupati, kami melakukan orasi bergantian,” kata Murib saat di hubungi melalui WhatsApp, Jumat (23/8/2024).

Dia menjelaskan, sekolah yang ada di Kabupaten Nduga baik SMA, SMK, SMP diliburkan dan bergabung bersama mahasiswa untuk memprotes hak-hak pelajar dan mahasiswa.

Mahasiswa meminta Sekda untuk menghadirkan Bupati Kabupaten Nduga untuk mendengarkan aspirasi, yang bukan hanya tentang nasib dan SDM tetapi tentang akar permasalahan yang terjadi.

“Pak Sekda melakukan komunikasi melalui telepon terbuka kepada Pj Bupati, namun kesibukan dengan lain sehingga tidak bisa hadir. Pj Bupati Kabupaten Nduga dan dinas-dinas terkait tidak ada di tempat sehingga, kami akan melakukan aksi seruan, jilid 2,” ujarnya.

Murib juga mengatakan, kunci dari permasalahan di Kabupaten Nduga terletak pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), karena rendahnya kualitas sumber daya manusia Nduga.

Akibatnya, kualitas hidup masyarakat yang relatif rendah akibat kurangnya pelayanan kesehatan bermutu, masalah perekonomian, serta kurangnya infrastruktur yang kurang menjangkau hingga kurang keterbukan pemerintah daerah setempat kepada pelajar dan mahasiswa Nduga se-Indonesia.

Selain itu, meskipun pendidikan sangatlah penting tetapi tidak banyak masyarakat Nduga yang memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak khususnya bagi masyarakat yang bermukim di setiap kota study.

“Kami pelajar dan mahasiswa Nduga se-Indonesia yang tergabung dalam organisasi IPMNI dan HPMN wilayah Indonesia Timur, Indonesia Tengah dan Indonesia Barat berkumpul dan akan menyapaikan suara masyarakat Nduga, tetang pentingnya SDM Kabupaten Nduga,” pungkasnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *