Beranda / Ragam Berita / LKS SMK memotivasi dan meningkatkan kompetensi

LKS SMK memotivasi dan meningkatkan kompetensi

Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMA/SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Nur Jaya, S.Pd., M.KP saat menyerahkan soal LKS kepada juri. (TIFAPOS/La Ramah)

TIFAPOS.id  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Jayapura, menggelar Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK sebagai upaya memotivasi dan meningkatkan kompetensi peserta didik SMK.

LKS ini bertujuan menyiapkan lulusan yang handal, berkarakter, dan sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri, sekaligus menjadi tolak ukur pembinaan dan pembelajaran di sekolah.

LKS SMK juga berfungsi mengembangkan potensi, keterampilan, inovasi, serta kemampuan hard skills dan soft skills seperti komunikasi, berpikir kritis, dan kerja sama.

Ajang ini tidak hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai wadah belajar dan pengembangan diri yang mendukung kesiapan kerja dan kewirausahaan.

Selain itu, LKS SMK tingkat kota dipersiapkan untuk mengikuti jenjang provinsi hingga nasional, dengan berbagai bidang lomba yang relevan dengan revolusi industri 4.0 dan kebutuhan global.

Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd menyampaikan sambutan pada kegiatan LKS SMK 2025. (TIFAPOS/La Ramah)

Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi dengan dunia industri dan membuka peluang bagi siswa untuk akses langsung ke dunia kerja melalui mitra industri.

Tema LKS SMK se-Kota Jayapura “Vokasi Talenta Memajukan Indonesia” berlangsung di aula SMK Negeri 2 Bisnis dan Manajemen Jayapura, Kamis (22/5/2025).

Ajang tersebut melibatkan 10 peserta dari tujuh SMK, dengan melombakan satu mata lomba Bidang Informatika dan Teknologi, yaitu Desain Grafis dan IT Softwere Solution for Business.

Kegiatan ini berlangsung dua hari dari tanggal 22 s.d 23 Mei 2025, melibatkan dunia industri dan akademisi serta guru yang sudah bersertifikat sebagai juri, dengan harapan memberikan siswa lebih terampil, berinovasi, dan kompeten.

“Sebenarnya harus 15 SMK, namun bidang yang dilombakan terkait IT, sehingga yang lain tidak terlibat. Hal ini juga terkait efisiensi anggaran sehingga keterbatasan yang dilombakan,” ujar penanggung jawab lomba sekaligus Kepala SMK Negeri 5 Seni dan Industri Kreatif Jayapura, Natalina S.K. Koibur, S.Pd.

Kepala Bidang Pembinaan SMA/SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Nur Jaya, S.Pd., M.KP menyampaikan sambutan pada LKS SMK 2025. (TIFAPOS/La Ramah)

Kepala SMK Negeri 2 Bisnis dan Manajemen Jayapura, Elia Waromi, S.Pd., M.Pd sekaligus tuan rumah penyelenggara merasa sangat bangga dan terhormat dapat menjadi bagian dari ajang bergengsi yang mempertemukan para siswa SMK terbaik.

Penyelenggaraan LKS ini, dilanjutkannya, merupakan momentum penting untuk mengasah kemampuan dan keterampilan siswa sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

“Kami berkomitmen menyediakan fasilitas dan dukungan terbaik agar seluruh peserta dapat berkompetisi secara optimal dan nyaman,” ujar Waromi.

Ia berharap, melalui LKS ini, para siswa dapat meningkatkan motivasi belajar dan semangat berprestasi, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar sekolah kejuruan di tingkat regional maupun nasional.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama, mulai dari guru, panitia, hingga sponsor, sehingga acara ini dapat berjalan lancar dan sukses. Semoga LKS SMK tahun ini menjadi ajang yang inspiratif dan memberikan dampak positif bagi pengembangan kualitas pendidikan vokasi di Kota Jayapura,” ujar Waromi.

Kepala SMK saat mengikuti LKS SMK 2025. (TIFAPOS/La Ramah)

Kesempatan tersebut, Waromi menambahkan LKS SMK meningkatkan keahlian siswa sesuai standar dunia usaha dan industri, yaitu menjadi ajang untuk mengasah dan menguji kemampuan praktis siswa berdasarkan deskripsi teknis dan test project yang mengacu pada standar industri terkini.

Mendorong siswa menguasai hard skills dan soft skills yang dibutuhkan dunia kerja, seperti komunikasi, berpikir kritis, pemecahan masalah, kerja sama, serta karakter tangguh dan kreatif.

Melibatkan dunia usaha dan industri dalam penyelenggaraan LKS sehingga siswa mendapatkan pengalaman nyata dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Menyiapkan siswa agar siap bersaing secara global melalui kompetisi yang menuntut produktivitas, inovasi, dan karakter positif, dam menjadi wadah penyaluran bakat dan minat siswa sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa kini.

Serta, membantu memetakan kualitas SMK dan kompetensi siswa secara nasional sehingga kurikulum dan pembelajaran dapat terus disesuaikan dengan standar dunia usaha dan industri.

“Dengan demikian, LKS SMK berperan penting dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten, produktif, dan siap kerja sesuai tuntutan dunia usaha dan industri,” ujar Waromi.

Pengawas Pembina SMA dan SMK saat mengikuti LKS SMK 2025. (TIFAPOS/La Ramah)

Kepala Bidang Pembinaan SMA/SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Nur Jaya, S.Pd., M.KP, mengatakan LKS SMK juga berperan sebagai tolok ukur pembinaan dan pembelajaran di sekolah kejuruan serta sebagai sarana promosi lulusan SMK kepada dunia industri.

Selain itu, mendorong produktivitas, kreativitas, dan inovasi siswa melalui kompetisi yang menantang dan mengasah keterampilan praktis dan pengalaman berharga, manajemen waktu dan komunikasi.

Membuka peluang bagi siswa untuk berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional, serta memperluas jaringan profesional, dan sikap sportifitas, kejujuran, dan karakter positif dalam berkompetisi.

“Dinas Pendidikan Kota Jayapura terus memberikan ruang kepada siswa untuk meningkatkan skill dan kemampuan mereka, sehingga mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja,” ujar Nur Jaya.

Juri LKS SMK 2025. (TIFAPOS/La Ramah)

Ia juga mengatakan, LKS SMK dapat meningkatkan citra SMK di mata masyarakat, yakni menunjukkan kompetensi dan keterampilan siswa sesuai standar dunia usaha dan industri, sehingga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan SMK.

Mempromosikan performa kerja peserta didik yang produktif, kreatif, kompetitif, dan inovatif, sehingga SMK dipandang sebagai lembaga pendidikan vokasi yang relevan dan berkualitas.

Menjadi ajang unjuk prestasi siswa yang dapat meningkatkan reputasi SMK di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional, yang berdampak positif pada persepsi masyarakat.

Selain itu, memperkuat hubungan dan kerjasama dengan dunia usaha, industri, dan masyarakat luas, yang membantu menjaga citra SMK sebagai mitra yang handal dan berkontribusi pada pengembangan tenaga kerja terampil.

“Melalui kegiatan LKS, SMK dapat menunjukkan komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan, inovasi, dan karakter positif siswa, yang menarik minat masyarakat untuk memilih SMK sebagai tempat belajar,” ujar Nur Jaya.

Kepala Bidang Pembinaan SMA/SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Nur Jaya, S.Pd., M.KP menyematkan tanda peserta LKS SMK 2025. (TIFAPOS/La Ramah)

Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd, berharap para juri LKS dapat menjalankan tugasnya dengan profesionalisme, kejujuran, dan kompetensi tinggi dalam menilai peserta.

Selain itu, juri tidak hanya menilai secara objektif dan adil, tetapi juga mampu memberikan masukan yang konstruktif untuk mengembangkan potensi peserta.

Ia juga menginginkan agar juri dapat membantu memilih peserta terbaik yang siap bersaing di tingkat provinsi maupun nasional sehingga dapat meningkatkan prestasi daerah dan mempersiapkan generasi yang berkarakter dan berkualitas.

Selain itu, juri diharapkan berkoordinasi dengan panitia dan teknisi untuk kelancaran lomba serta memastikan standar penilaian sesuai pedoman yang berlaku.

Mereka juga bertanggung jawab dalam mengatasi permasalahan teknis dan etika selama lomba berlangsung dan berperan penting dalam menjaga integritas dan mutu LKS demi kemajuan pendidikan dan karakter peserta didik.

Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd menyematkan tanda peserta LKS SMK 2025. (TIFAPOS/La Ramah)

Ia juga berharap peserta siswa SMK khususnya peserta LKS agar dapat mengukir prestasi yang membanggakan baik untuk sekolah maupun daerah, serta menjadi talenta yang unggul dan kompeten di bidangnya.

Peserta LKS mampu menunjukkan keterampilan yang melebihi standar juara, menjadi ahli sejati, dan siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Selain itu, diharapkan LKS dapat menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya, meningkatkan kompetensi, disiplin, rasa percaya diri, dan sportivitas siswa SMK.

“Prestasi yang diraih juga diharapkan dapat memotivasi peserta dan sekolah untuk lebih giat berlatih dan mempersiapkan diri dengan baik, agar dapat terhubung langsung dengan dunia kerja melalui penyaluran ke industri, sehingga hasil lomba memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan vokasi dan pembangunan ekonomi daerah,” ujar Rocky.

Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd foto bersama peserta LKS SMK 2025. (TIFAPOS/La Ramah)

Kepada guru, Rocky menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen dalam mendidik generasi muda.

“Peran Bapak/Ibu sebagai guru SMK sangat strategis dalam menyiapkan siswa-siswi yang tidak hanya memiliki kompetensi keahlian teknis, tetapi juga karakter yang kuat dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujar Rocky.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *