Beranda / Ragam Berita / Literasi digital dorong peningkatan kompetensi dan inovasi di Kota Jayapura

Literasi digital dorong peningkatan kompetensi dan inovasi di Kota Jayapura

Plt. Kadis Kominfo Kota Jayapura, Ratna Fadjarrini, S.E., M.M. (TIFAPOS/Istimewa)

 

Ringkasan Berita

• Literasi digital menjadi sarana utama untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

• Memanfaatkan teknologi informasi secara bijak dan aman.

• Sosialisasi dan edukasi tetap menjadi fondasi penguatan literasi digital.

 

LITERASI digital kini menjadi salah satu sarana utama dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi digital dengan bijak dan aman.

Di Kota Jayapura, Papua, literasi digital memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten, inovatif, serta mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.

Sebagai bagian dari Program Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menjalankan sub kegiatan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) komunikasi publik.

Plt. Kadis Kominfo Kota Jayapura, Ratna Fadjarrini, S.E., M.M dalam rilisnya di Jayapura, Rabu, 22 Oktober 2025 mengatakan, salah satu upaya di antaranya penyediaan layanan internet Orbit, yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat melalui pengisian pulsa secara bijak, sehingga meningkatkan akses dan kualitas jaringan internet bagi masyarakat.

Kerja sama juga terjalin dengan Balai Pelatihan Kementerian Komunikasi dan Informatika Digital (Komdigi) dalam memberikan pelatihan kepada masyarakat sebagai pelaku usaha mikro.

Pelatihan ini bertujuan membantu para pelaku usaha memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan produk usaha rumah tangga secara lebih efektif dan luas.

Pendampingan serupa juga dilakukan bersama Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), khususnya dalam pengelolaan website KIM yang menjadi sarana informasi digital masyarakat.

Meski dampak program ini belum pernah diukur secara formal, terdapat gagasan untuk melakukan evaluasi melalui kuesioner yang dapat memberikan gambaran efektivitas kegiatan tersebut.

Dukungan anggaran juga difokuskan pada pengembangan layanan internet gratis di beberapa titik strategis di kota, yakni Taman Imbi (Distrik Jayapura Utara), Dinas Pemadam Kebakaran (Distrik Jayapura Selatan), Pasar Otonom (Distrik Abepura), GOR Waringin (Distrik Abepura), dan Kantor Kelurahan Koya Barat (Distrik Muara Tami).

Pada tahun 2024, Kota Jayapura menyediakan jaringan Starlink di 13 titik, yang kemudian dilanjutkan dengan layanan wifi gratis di 5 titik pada tahun 2025.

Selain itu, untuk memperkuat penyebaran informasi publik, Dinas Kominfo Jayapura menyiapkan call center, aktif memanfaatkan media sosial, dan mengelola website resmi Pemkot sebagai wadah fasilitasi informasi kepada masyarakat.

Upaya sosialisasi pun terus digalakkan, termasuk kolaborasi dengan Polda Papua pada tanggal 23 Juni 2025 lalu, yaitu sosialisasi membahas penyalahgunaan media sosial, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta edukasi tentang pinjaman online, penipuan daring, berita bohong (hoax), dan pentingnya bijak bermedia sosial.

Hingga kini, inovasi layanan dalam bidang literasi digital belum berkembang signifikan, namun upaya sosialisasi dan edukasi intensif terus dilakukan sebagai fondasi penguatan literasi digital di Jayapura.

“Kota Jayapura berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital yang aman, bijak, dan produktif demi mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ratna.

 

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *