Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Ani Matdoan, saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Liga Santri 2024. (TIFAPOS/Istimewa)
TIFAPOS.id – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Papua, Ani Matdoan, mengatakan Liga Santri 2024 jaring bibit atlet sepak bola.
“Kota Jayapura membutuhkan bibit pemain sepak bola berkualitas,” ujar Ani usai membuka secara resmi Liga Santri tingkat Kota Jayapura di Lapangan Holtekamp, Distrik Muara Tami, Selasa (8/10/2024).
Dikatakannya, kompetisi misi soccer antar pesantren dan madrasah tingkat MTs dan MA se-Kota Jayapura semakin memperkuat identitas Papua sebagai provinsi olahraga.
“Perhelatan berkelas ini dapat dinikmati semua kalangan termaksud dari para santri pondok pesantren dan siswa madrasah maupun masyarakat umum,” ujarnya.
Turnamen dengan sistem gugur tersebut, dikatakannya, merupakan ajang untuk menemukan serta mengasah bakat-bakat dari para santri khususnya di cabang olahraga sepak bola.

“Tujuan utamanya tentunya adalah ajang silaturahmi baik santri dan siswa madrasah, sekaligus sebagai edukasi untuk memberikan pemahaman tentang sportivitas,” ujarnya.
Kakankemenag Ani berharap Liga Santri diselenggarakan setiap tahun guna membangum semangat, mengembangkan minat, dan semangat dalam olahraga.
“Liga Santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2024 sekaligus meningkatkan disiplin dan kekompakan santri dan siswa madrasah. Menang kalah soal biasa, tetap jaga sportivitas, berikan permainan terbaik,” ujarnya.
Liga Santri tingkat Kota Jayapura digelar dari dari 8 s.d 22 Oktober 2024 diikuti 18 tim, yang juga di buka Ketua KONI Kota Jayapura Abisai Rollo sekaligus Calon Wali Kota Jayapura dan Benhur Tomi Mano sebagai Ketua Asprov Papua, sekaligus Calon Gubernur Papua periode 2024-2029.
Liga Santri diselenggarakan oleh Sekolah Sepak Bola Hidayatullah bekerja sama dengan Kemenag Kota Jayapura di Lapangan Pesantren Hidayatullah Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.






