Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo., S.H., M.H memantau pelayanan administrasi kependudukan di Kampung Waena. (TIFAPOS/La Ramah)
TIFAPOS.id Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan berbagai inovasi.
Terutama layanan jemput bola yang membawa pelayanan administrasi kependudukan langsung khususnya di Kampung Waena, Distrik Heram, dalam rangka kegiatan Wali Kota Jayapura turun kampung, Rabu (25/6/2025).
Layanan jemput bola di Kampung Waena memudahkan masyarakat mengurus dokumen seperti KTP-el, KK, akta kelahiran, akta perkawinan, akta kematian, dan lainnya tanpa biaya atau gratis.
Selain itu, memudahkan warga tanpa harus datang ke kantor Dukcapil, sehingga menghemat waktu dan biaya.
Dukcapil Kota Jayapura mendorong digitalisasi layanan adminduk agar pelayanan lebih cepat dan akurat dengan akses data kependudukan di kantor kampung, kelurahan, dan distrik.
Hal ini meningkatkan kedekatan lokasi pelayanan dan kecepatan layanan, yang menjadi kunci sukses pelayanan publik.

Dispendukcapil juga melakukan sosialisasi inovasi berbasis layanan dan mengoptimalkan program jemput bola untuk memperkuat layanan dan mempermudah masyarakat, termasuk lansia dan difabel, dengan layanan online dan mobile.
Pendekatan jemput bola dan digitalisasi layanan Dukcapil meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan secara lengkap, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mempercepat akses layanan publik lainnya.
Masyarakat memberikan tanggapan positif terhadap layanan jemput bola yang dilakukan oleh Disdukcapil Kota Jayapura, yaitu sangat terbantu dengan kemudahan akses layanan administrasi kependudukan yang dibawa langsung ke wilayah mereka terutama bagi lansia (lanjut usia).
Layanan jemput bola dianggap efektif dan memberikan kepuasan karena prosesnya cepat, fasilitas memadai, dan pegawai yang melayani kompeten serta ramah.
Program ini juga diapresiasi karena dapat menjangkau kelompok khusus seperti masyarakat adat dan penyandang disabilitas yang kesulitan mengakses layanan di kantor.
Selain pembuatan dokumen seperti KTP, KK, dan akta kelahiran, layanan ini juga menyediakan konsultasi dan pengajuan perubahan data, sehingga memberikan layanan yang komprehensif dan dekat dengan masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik layanan jemput bola karena meningkatkan kemudahan, efisiensi, dan pemerataan akses administrasi kependudukan,” ujar warga di Kampung Waena, Lusiana Modouw.
Warga lainnya, Robert Modouw, mengatakan kualitas pelayanan jemput bola dinilai cukup baik dan efektif, dengan tingkat kepuasan masyarakat yang tergolong tinggi terhadap petugas yang melayani.
Selain itu, petugas jemput bola memiliki keterampilan dan sikap yang sopan, disiplin, bertanggung jawab, serta tidak membeda-bedakan masyarakat, sehingga meningkatkan kepuasan pengguna layanan.
Proses pelayanan yang cepat, biaya gratis, serta fasilitas yang memadai juga berkontribusi positif terhadap persepsi masyarakat terhadap kualitas layanan.
Namun, masih ada ruang perbaikan terutama pada aspek penyederhanaan prosedur agar proses tidak rumit dan menimbulkan stres bagi masyarakat.
“Berkat kualitas pelayanan petugas yang baik dan kemudahan akses, memudahkan kami untuk mengurus dokumen kependudukan. Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah,” ujar Modouw.

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H, mengatakan program jemput bola dalam layanan administrasi kependudukan sangat efektif dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap dokumen kependudukan, seperti KTP-el, akta kelahiran, dan akta kematian.
Efektivitas program jemput bola, yaitu mampu mendekatkan layanan ke rumah-rumah penduduk, terutama di kampung, sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke kantor Dukcapil.
Layanan tersebut dinilai telah terbukti meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan, contohnya dalam penerbitan KTP-el dan akta kelahiran.
Petugas yang hadir langsung di lokasi dapat membantu memperlancar proses, memberikan penjelasan, serta menghindari potensi kesalahan atau kekeliruan dalam pengurusan dokumen, sehingga proses administrasi menjadi lebih efisien.
Program ini dinilai berkontribusi positif pada peningkatan kualitas data dan akurasi dokumen kependudukan.
Untuk itu, Wali Kota Rollo berharap layanan jemput bola Dukcapil agar pelayanan administrasi kependudukan dapat lebih inklusif dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia, dan warga yang kesulitan datang ke kantor Dukcapil.
Program jemput bola ini dianggap sebagai langkah konkret untuk memastikan pelayanan tidak hanya menunggu masyarakat datang, tetapi juga hadir langsung ke tengah-tengah mereka yang membutuhkan.
Hal ini dimaksudkan agar semua warga berhak mendapatkan dokumen kependudukan penting untuk mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Selain itu, Wali Kota Rollo berharap layanan jemput bola dapat terus dilakukan secara rutin dan merata, termasuk di sekolah-sekolah dan wilayah kelurahan.
Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib administrasi kependudukan serta memperkuat data kependudukan yang valid dan akurat.
“Layanan jemput bola Dukcapil diharapkan menjadi solusi strategis untuk mengurangi kesenjangan pelayanan, memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen, dan mendukung pemenuhan hak dasar warga negara,” ujar Wali Kota Rollo.






