Beranda / Ragam Berita / Kota Jayapura rayakan HUT ke-116, Kemenag ajak warga kedepankan harmoni dan toleransi

Kota Jayapura rayakan HUT ke-116, Kemenag ajak warga kedepankan harmoni dan toleransi

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Hj. Ani Matdoan, S.Ag., M.M pada kegiatan perayaan HUT ke-116 Kota Jayapura. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• Tekankan kerukunan umat beragama sebagai pondasi kemajuan kota.

• Kota Jayapura teladan toleransi di Papua, dengan komitmen warga menjunjung kerukunan untuk kota rukun, religius, dan bertumbuh dengan kasih.

• Perkuat dialog antarumat untuk cegah konflik, kedepankan harmoni dan toleransi.

 

KOTA Jayapura memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 dengan penuh khidmat, menekankan komitmen bersama membangun kehidupan harmonis dan toleran antarwarga.

Kegiatan yang digelar di Lapangan Trisila Lantamal X Jayapura, Sabtu, 7 Maret 2026, menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Kota Jayapura sebagai ibu kota Provinsi Papua, yang terus berkembang di tengah keberagaman budaya dan agama.

Tema peringatan tahun ini, “Dengan Kepedulian Bersama, Kita Wujudkan Kota Berbudaya, Religius, dan Sejahtera”, menjadi pengingat bagi semua pihak untuk memperkuat solidaritas di tengah dinamika pembangunan kota.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura, Hj. Ani Matdoan, S.Ag., M.M menegaskan pentingnya menjunjung tinggi kerukunan umat beragama sebagai pondasi utama kemajuan kota.

“Komitmen bersama masyarakat tetap menjunjung tinggi kerukunan, sehingga menjadi kota rukun, religius, dan bertumbuh dengan kasih,” ujar Hj. Ani usai menghadiri perayaan HUT Kota Jayapura.

Menurut Hj. Ani, Kota Jayapura yang terdiri dari berbagai suku dan agama telah menjadi teladan toleransi di Papua.

Ia menekankan bahwa di tengah dinamika sosial saat ini, warga harus terus memperkuat dialog antarumat untuk mencegah konflik.

“Kedepankan kehidupan harmoni dan toleransi sebagai warisan HUT ke-116 ini. Kita harus saling menghormati perbedaan, karena kerukunan adalah kunci pembangunan berkelanjutan,” ujar Hj. Ani.

Dikatakannya, Kemenag Kota Jayapura telah melakukan berbagai program seperti pembinaan rumah ibadah, pelatihan toleransi untuk pemuda, dan forum dialog antaragama sepanjang tahun lalu.

Program ini berhasil menangani kasus friksi sosial (gesekan atau ketegangan) yang dapat merusak hubungan masyarakat, sehingga menjadikan Kota Jayapura bukan hanya kota religius, tapi juga inklusif.

Ia juga berharap, peringatan HUT ini menjadi pemicu aksi nyata seluruh elemen masyarakat, dari pemerintah daerah hingga swasta, semakin kompak membangun Kota Jayapura yang adil, makmur, dan damai.

“Mari tumbuh dengan kasih, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Papua,” ujar Hj. Ani.

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H menegaskan kota ini akan terus menggalakkan program inklusi sosial.

“Mari bangun kota bukan dengan beton dan aspal semata, tapi dengan kasih, kebersamaan, dan integritas. Jadikan hari ulang tahun kota ini sebagai momentum refleksi agar ke depan kita menjadi lebih baik,” ujar wali kota.

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *