Pemotongan kue ulang tahun ke-63 Yayasan Pendidikan Kristen di Tanah Papua.(TIFAPOS.id/La Ramah)
TIFAPOS.id – Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Tanah Papua, berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak-anak dalam menciptakan generasi penerus yang berkualitas.
Dengan menyediakan pendidikan yang bermutu bagi masyarakat. Selain itu, YPK ingin mewujudkan pendidikan berkarakter Kristen yang sesuai dengan visi dan misi yayasan.
Dalam perjalanannya, YPK terus memperkuat diri sebagai lembaga pendidikan unggul dalam mencetak generasi berkarakter dan religius, serta mampu berprestasi di berbagai bidang, menekankan pembentukan karakter religius serta berprestasi di bidang akademik.
YPK juga terus berbenah diri dalam menyesuaikan perubahan yang begitu cepat dengan berbagai inovasi, terutama dengan digitalisasi yang semakin gencar.
Serta, berkomitmen untuk terus eksis sebagai entitas pendidikan yang tidak hanya dikenal berprestasi di Tanah Papua tapi secara nasional hingga internasional.

Dengan jumlah siswanya sebanyak 88.373 dari 789 di 2025, YPK memiliki komitmen besar dalam upaya membangun mutu SDM anak bangsa melalui dunia pendidikan.
Mendorong pendidikan berkarakter, di mana nilai-nilai kekristenan dipelajari dengan baik dan dijalankan dalam kehidupan.
Selain itu, terus berupaya melakukan peningkatan di semua bidang, seperti kualitas pendidikan yang didukung oleh kelengkapan sarana-prasarana dan kompetensi guru, sehingga YPK dapat bersaing dengan sekolah-sekolah lainnya.
YPK juga mengimplementasikan inovasi dalam pendidikan melalui beberapa pendekatan yang berfokus pada penggunaan teknologi, pengembangan kurikulum, dan program kreativitas siswa.
Penggunaan teknologi mencakup pembelajaran berbasis digital yang membuat interaksi lebih menarik dan interaktif bagi siswa, serta meningkatkan keterampilan teknologi mereka untuk menghadapi era digital.

Aktif mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di masa depan dengan cara berpikir kreatif dan inovatif.
Melalui program inovasi, siswa diajak untuk terlibat secara aktif dalam menciptakan solusi untuk masalah-masalah di sekitar mereka. Ini tidak hanya meningkatkan keterampilan praktis tetapi juga membangun karakter dan kepemimpinan.
“Yayasan ini hadir untuk melayani semua orang,” ujar Ketua YPK di Tanah Papua, Joni Y. Betaubun, S.H., M.H dalam acara ibadah syukur ulang tahun YPK ke-63 di Hotel Horison Padang Bulan, Waena, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (8/3/2025).
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura memiliki harapan terhadap Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Tanah Papua, yaitu kolaborasi yang baik dapat terus terjalin.
Selain itu, sinergitas dalam membangun pendidikan, memberikan dukungan lebih, sehingga anak-anak Papua dapat memperoleh pendidikan yang setara.

Serta, memperhatikan terhadap sarana dan prasarana penunjang sekolah, dan mendukung pengembalian guru P3K. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Pemkot Jayapura juga telah mengalokasikan anggaran untuk program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) yang mendukung pendidikan di semua sekolah, termasuk yang dikelola oleh YPK.
“Saya berharap di usia ke-63 tahun ini. YPK tetap sukses sehingga anak-anak bisa sekolah dengan baik,” ujar Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H.
Kesempatan tersebut sebagai Ondoafi, Rollo menyumbang Rp 50 juta dan Rp 100 juta dari Pemkot Jayapura untuk mendukung YPK terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Wakil Ketua I Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Hiskia Rollo, S.Th., M.M berharap membangun regulasi pendidikan agar anak-anak Papua tidak putus sekolah.
“Menjadikan YPK sebagai perpanjangan tangan Tuhan. Kalau yayasan ini tidak mencerdaskan kehidupan anak Papua, berarti YPK salah hadir sehingga harus dievaluasi,” ujar Rollo.






