Beranda / Ragam Berita / Kesbangpol Kota Jayapura buka pelatihan pemulihan karakter murid di Rindam XVII/Cenderawasih

Kesbangpol Kota Jayapura buka pelatihan pemulihan karakter murid di Rindam XVII/Cenderawasih

Panitia, peserta, dan narasumber foto bersama pada pelatihan pemulihan karakter murid di Rindam XVII/Cenderawasih. (TIFAPOS/Istimewa)

 

Ringkasan Berita

• 54 murid SMA/SMK membutuhkan pengutan karakter.

• Membangun motivasi hidup, perubahan perilaku positif, rehabilitasi sosial, dan reintegrasi ke keluarga/sekolah/masyarakat.

• Pelatihan pemulihan karakter sejalan visi Kota Jayapura Emas bebas narkoba.

 

BADAN Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jayapura membuka pelatihan penguatan karakter bagi 54 murid SMA dan SMK.

Kegiatan bertema “Membentuk Disiplin, Memperkuat Integritas, Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa” ini digelar di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) XVII/Cenderawasih, dari tanggal 4 s.d 6 Maret 2026.

Peserta didampingi enam guru dan pembina pendidikan karakter (PIP), serta ditangani oleh 10 orang panitia.

Narasumber dari perwakilan Rindam XVII/Cenderawasih, Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua, dokter spesialis kejiwaan anak dan remaja dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jayapura, coach hipnoterapi ESQ, serta tim Kesbangpol Kota Jayapura.

Pelatihan ini dirancang khusus sebagai upaya pemulihan karakter generasi muda Port Numbay (Kota Jayapura) dari bahaya narkoba dan perilaku negatif.

Serta, membangun motivasi hidup, mendorong perubahan perilaku positif, mendukung rehabilitasi sosial dan reintegrasi peserta ke keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Plt. Kepala Kesbangpol Kota Jayapura, Adam S. Rumbiak, S.PAK, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membentuk kepribadian kuat, berakhlak mulia, serta hidup sehat dan produktif.

“Kami ingin memulihkan karakter mereka agar mampu menjauhi pengaruh buruk narkoba dan berkontribusi positif bagi masyarakat Kota Jayapura,” ujar Rumbiak dalam rilisnya usai pembukaan pelatihan di GSG Ksatria Cenderawasih, Rindam XVII/Cenderawasih, Kabupaten Jayapura, Rabu, 4 Maret 2026.

Plt. Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol, Dr. Nur Jaya, S.Pd., M.KP menambahkan, pelatihan berlangsung secara intensif melalui karantina selama tiga hari.

Materi yang disampaikan mencakup bahaya narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, dan masa depan peserta.

Selain itu, pelatihan menekankan penanaman nilai positif seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan rasa percaya diri melalui sesi interaktif.

“Kegiatan ini mencakup pembinaan mental dan karakter, pemaparan bahaya narkoba, pembinaan spiritual-moral, serta disiplin sosial,” ujar Dr. Nur Jaya.

Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.M.Pd mewakili Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, S.H., M.H mengatakan, siap berkolaborasi dengan lembaga keagamaan.

Serta, sekolah, dan organisasi kepemudaan untuk menanamkan tanggung jawab, cinta tanah air, serta membentuk generasi muda berkarakter mulia, disiplin, dan berjiwa nasionalis berlandaskan Pancasila.

Sehingga, melahirkan generasi muda sehat secara mental, sosial, dan moral, yang aktif berperan dalam pembangunan Kota Jayapura. Bahkan, jiwa kepemimpinan diharapkan tumbuh sebagai benih perubahan positif.

“Diharapkan, peserta mengalami peningkatan pemahaman bahaya narkoba, terbentuknya sikap positif, serta naiknya kepercayaan diri dan motivasi memperbaiki masa depan,” ujar Abdul Majid.

Abdul Majid menambahkan, pelatihan pemulihan karakter murid ini, sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kota Jayapura menuju kota modern berbasis peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Dengan pelatihan seperti ini, kita wujudkan Kota Jayapura Emas yang bebas narkoba. Langkah konkret ini menjadi bagian dari perang melawan narkoba dan perilaku destruktif di kalangan remaja Port Numbay,” ujar Abdul Majid.

(lrm)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *