Beranda / Ragam Berita / Kepala dinas apresiasi IHT SMPN 11: Bangun guru profesional dan murid berkarakter

Kepala dinas apresiasi IHT SMPN 11: Bangun guru profesional dan murid berkarakter

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Purnama Sinaga, S.Pd., M.M.Pd mewakili Kepala Dinas menyampaikan sambutan kegiatan IHT SMPN 11 Jayapura. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• IHT sebagai langkah strategis membentuk guru profesional yang mencetak siswa berkarakter.

• IHT SMPN 11 Jayapura sejalan dengan visi Wali Kota Jayapura untuk ekosistem pendidikan unggul.

• Pentingnya public speaking, manajemen kelas, dan konflik untuk pendekatan holistik.

 

KEPALA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd, mengapresiasi pelaksanaan In House Training (IHT) di SMP Negeri 11 Jayapura.

“IHT ini sebagai langkah strategis membentuk guru profesional yang mampu mencetak siswa berkarakter,” ujar Rocky di Jayapura, Selasa, 3 Februari 2026.

IHT yang berlangsung sejak tanggal 2 s.d 4 Februari 2026 ini difokuskan pada penguatan profesionalisme guru melalui materi public speaking, manajemen kelas, dan manajemen konflik.

Kegiatan digelar di ruang kelas sekolah SMPN 11 Jayapura diikuti seluruh guru, staf tata usaha, serta tenaga honorer, mencapai puluhan peserta.

Fokus utama adalah peningkatan metode pembelajaran interaktif, yang diterapkan pada aktivitas intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Kegiatan IHT ini bukan yang pertama bagi SMPN 11 Jayapura. Tahun lalu, serupa dengan Kurikulum Merdeka, sekolah ini berhasil meningkatkan prestasi siswa di bidang olahraga dan seni.

“Mari jadikan SMPN 11 sebagai laboratorium pendidikan unggul. Guru profesional, siswa berkarakter, itulah fondasi masa depan Jayapura,” ujar Rocky.

“Saya bangga melihat komitmen SMPN 11 dalam menggelar IHT berkualitas. Ini sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Jayapura untuk membangun ekosistem pendidikan unggul di Jayapura,” sambungnya.

Rocky juga mengajak seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di SMPN 11 untuk terus berkolaborasi dan berkomunikasi intensif.

“Kolaborasi antar guru, staf, dan honorer adalah kunci sukses. Bagikan pengalaman, saling dukung, agar ilmu dari IHT ini tak sekadar teori, tapi langsung dipraktikkan di kelas,” ujar Rocky.

Rocky menekankan, guru profesional lahir dari pelatihan berkelanjutan, seperti lokakarya dan komunitas belajar, yang akhirnya membentuk siswa berkarakter kuat, mandiri, dan berprestasi.

Sebelumnya, Kepala SMP Negeri 11 Jayapura, Feronika Floren Fraulaine, S.Pd, menegaskan IHT ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan bagi murid dan mitra sekolah.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, kompetensi guru semakin terasah, khususnya dalam pembelajaran interaktif yang lebih menarik dan efektif,” ujar Fraulaine.

Menurut Fraulaine, peningkatan kualitas guru tidak hanya berdampak pada proses belajar mengajar di kelas, tetapi juga memperkaya program kokurikuler dan ekstrakurikuler di SMPN 11 Jayapura.

“Materi-materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan sehari-hari di sekolah, terutama di tengah keberagaman budaya murid di Kota Jayapura,” ujar Fraulaine.

Fraulaine menambahkan, dengan menguasai public speaking, guru dapat lebih efektif berkomunikasi dengan murid, termasuk manajemen kelas dan konflik juga sangat penting di era pendidikan modern, karena murid butuh pendekatan holistik.

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *