Beranda / Ragam Berita / Kemenag Kota Jayapura rayakan Natal dan lepas sambut 2026 dengan semangat harmoni

Kemenag Kota Jayapura rayakan Natal dan lepas sambut 2026 dengan semangat harmoni

Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura, Hj. Ani Matdoan, S.Ag., M.M menyampaikan sambutan pada kegiatan perayaan Natal dan lepas sambut 2025/2026 keluarga besar Kemenag Kota Jayapura. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• Refleksi untuk perkuat persaudaraan di tengah keberagaman, bukan rutinitas akhir tahun.

• Pencegahan dini konflik keagamaan via dialog, edukasi, dan kehadiran negara yang menenangkan.

• Apresiasi untuk penyuluh agama lintas iman sebagai garda terdepan dan jembatan iman-sosial.

 

KANTOR Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura, Papua, menggelar ibadah syukur perayaan Natal dan lepas sambut 2025/2026.

Peserta memadati lokasi kegiatan yang bertempat di halaman kantor Kemenag, Kamis, 15 Januari 2026.

Kegiatan bertema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” ini dihadiri Forkopimda Kota Jayapura, tokoh agama lintas iman, serta seluruh pegawai baik ASN dan P3K di lingkungan Kemenag Kota Jayapura.

Subtema “Melalui perayaan Natal 2025 dan lepas sambut 2026, Kator Kementerian Agama Kota Jayapura kita tingkatkan harmoni, kerukunan, dan persaudaraan untuk mencapai kemajuan dan keharmonisan di Kota Jayapura,” menjadi pengingat kuat akan komitmen bersama.

Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura, Hj. Ani Matdoan, S.Ag., M.M, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar rutinitas akhir tahun, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat ikatan persaudaraan di tengah keberagaman.

“Salah satu program unggulan kami adalah pencegahan dini konflik keagamaan melalui pendekatan dialog, edukasi, dan kehadiran negara yang menenangkan, bukan menghakimi,” ujar Ani.

Ani menekankan peran strategis kelompok kerja penyuluh agama lintas agama sebagai garda terdepan, yang menjadi jembatan antara nilai-nilai keimanan dan realitas sosial masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penyuluh agama lintas iman yang telah bekerja bukan sekadar dengan tugas, tetapi dengan hati,” ujar Ani.

Ani menambahkan, prestasi membanggakan lahir dari kerja kolektif, yakni KUA Muara Tami berhasil meraih Anugerah Layanan KUA Tahun 2025.

Menurutnya, sebuah capaian yang tidak hanya membanggakan satu unit kerja, tetapi menjadi simbol bahwa pelayanan yang ikhlas, profesional, dan humanis akan selalu menemukan jalannya untuk diakui.

“Prestasi ini menegaskan bahwa semangat “Ikhlas Beramal”, sebagai moto Kementerian Agama, bukan sekadar slogan, tetapi nilai hidup yang menjiwai setiap layanan kita kepada umat,” ujar Ani.

Selain itu, momentum perayaan Natal dan lepas sambut 2025/2026 Keluarga Besar Kemenag Kota Jayapura bertepatan dengan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80, yang menandai delapan dekade pengabdian.

Ani mengajak seluruh keluarga besar Kemenag Jayapura melangkah dengan harapan baru, perkuat solidaritas dan kerja tim, saling menopang dalam tugas dan tantangan, bangun budaya kerja yang sehat, saling menghargai, dan saling mendoakan.

Ia menyelaraskan semangat ini dengan visi Kota Jayapura sebagai Kota Damai, Kota Beriman, dan Kota Pelayanan.

“Jadikan Kemenag sebagai rumah besar kerukunan, tempat setiap insan bekerja dengan aman, bermartabat, dan penuh makna. Kiranya 2026 menjadi tahun di mana kita bekerja lebih bermakna, menjaga kemanusiaan, bukan hanya mengejar capaian,” ujar Ani.

Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Papua, Hj. Rita Wahyuningsih, S.H., M.M mewakili Kakanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, S.Pd, mengharapkan agar Kemenag Jayapura terus menjadi motor penggerak kerukunan.

“Kemenag lahir bukan hanya untuk mengurusi agama, tetapi untuk menjaga harmoni kehidupan berbangsa, karena keberagaman bukan ancaman, melainkan kekuatan jika dirawat dengan kebijaksanaan,” ujar Rita.

Asisten III Setda Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari, mewakili Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H, menekankan sinergi dengan pemerintah daerah.

“Mari tingkatkan kualitas kinerja pelayanan keagamaan dan perkuat sinergi dengan Pemkot Jayapura untuk mewujudkan daerah yang aman, harmonis, dan maju sebagai wujud nyata iman dan kehadiran Tuhan,” ujar Antari.

“Jadikan Natal sebagai pendorong pengabdian. Keragaman adalah anugerah, dan Jayapura telah membuktikan bahwa yang berbeda bisa berjalan bersama dalam damai,” sambungnya.

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *