Beranda / Ragam Berita / Kemenag Kota Jayapura dan takmir masjid bahas topik ceramah Ramadan

Kemenag Kota Jayapura dan takmir masjid bahas topik ceramah Ramadan

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Hj. Ani Matdoan, S.Ag., MM dan tim. (TIFAPOS.id/La Ramah)

TIFAPOS.id – Kementerian Agama Kota Jayapura menemui sekaligus silaturahmi dengan ketua takmir, sekretaris, dan iman masjid se-Distrik Jayapura Selatan.

Pertemuan yang berlangsung di Cafe & Resto D’Jimbaran Papua, Sabtu (8/2/2025) guna membahas agenda menjelang puasa Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Ada tiga agenda penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut, yakni topik/judul ceramah, struktur kepengurusan masjid, dan badan komunikasi masjid dan musala (BKMM).

Pasalnya, penceramah yang sudah pindah maupun meninggal masih terjadwal untuk mengisi ceramah, dan materi yang disampaikan dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.

Dalam pertemuan itu, ada 50 materi yang disampaikan, diantaranya dampak kehidupan bermasyarakat pasca pemilu, kebangsaan, moderasi beragama.

Serta, pendidikan, generasi penerus bangsa, keluarga sakinah, zakat, infak, sedekah, wakaf, haji, umroh.

Nantinya, topik-topik tersebut yang akan dijadikan acuan oleh pengurus masjid dalam menyusun jadwal ceramah tarawih.

Pertemuan ini, juga membahas struktur pengurus masjid, seperti zakat, infak, sedekah, publikasi, kebersihan, dan keamanan.

Selain topik ceramah, pertemuan tersebut juga membahas struktur kepengurusan masjid, yaitu menyiapkan struktur atau contoh kerja kerja-kerja pengurus masjid untuk pengurus selanjutnya.

Struktur kepengurusan masjid sesuai manajemen masjid, seperti program pendidikan, sosial, publikasi, pemberdayaan perempuan, ibadah.

“Agar memastikan berjalan lancar, Kemenag akan terus berkoordinasi supaya pemahaman agama, kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakat meningkat,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Hj. Ani Matdoan, S.Ag., MM.

Ketua BKMM Jayapura sekaligus Ketua Takmir Masjid Takwa Hamadi, Yusuf, mengaku menyambut baik pertemuan tersebut.

Ia juga mengatakan, melalui pertemuan itu agar memastikan penceramah benar-benar terjadwal, sehingga tidak sembarangan mengisi ceramah.

Selain itu, menekankan pentingnya persiapan yang matang dalam menyambut bulan Ramadan, termasuk penyusunan jadwal kegiatan yang terkoordinasi.

Kesempatan tersebut, Yusuf mengingatkan seluruh anggota takmir dan panitia kegiatan untuk saling bekerja sama dan berkoordinasi demi kesuksesan program Ramahan.

“Harapan saya agar kegiatan-kegiatan di bulan Ramadan dapat menambah kualitas ibadah. Kami sangat mendukung manajemen masjid yang baik, termasuk pengaturan jadwal ceramah dan penceramah,” ujar Yusuf.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *