TIFAPOS.id – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Klemens Taran, memberikan sambutan pada acara “Pelepasan (Purnawiyata) peserta didik kelas VI Tahun Pelajaran 2023/2024” di Gedung Olahraga (GOR) Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Keerom, Rabu (12/06/2024).
Dalam sambutannya, Kakanwil memberikan selamat dan penghargaan kepada segenap siswa-siswi kelas VI MIN Keerom.
“Semoga prestasi yang telah diraih pada hari ini mampu menjadi bekal penting bagi anak-anak sekalian untuk menapak ke jenjang berikutnya, khususnya dalam memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah (MTs),” ujar Taran dalam rilisnya Minggu (16/6/2024).
Kakanwil menekankan pentingnya peran guru dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi modern.
“Oleh karena itu, guru harus terus mengupdate kompetensinya, karena perkembangan sosial dan keilmuan tidak pernah berhenti,” ujarnya.
Kakanwil mengingatkan kepala madrasah dan guru madrasah dituntut untuk mampu membangun langkah progresif, kreatif, dan inovatif serta memiliki respon yang cepat terhadap setiap perkembangan yang terjadi.
Tuntutan ini tidak hanya berlaku pada institusi atau kelembagaan, namun juga bagi setiap komponen pelaksana pendidikan. Peran lembaga madrasah, yang bercirikan Islam, adalah mengantarkan anak didik agar dapat menjadi insan yang memiliki kecerdasan emosional dan intelektual.
Hal ini bukan hanya tanggung jawab sekolah/madrasah, tetapi juga peran keluarga dan lingkungan yang kondusif dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
“Tidak saja dari aspek ilmu pengetahuan akademik, namun juga aspek budi pekerti dan moral,” ujar Taran.
Kepala Madrasah MIN Keerom, Arsad Welemuli, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan beberapa pilihan sekolah lanjutan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya, seperti SMP Negeri 2 Arso, MTs Nurul Huda Yapis Arso III, dan MTs Al-Azhar Yapis Arso IV.
Arsad mengapresiasi Kakanwil Papua atas perhatian terhadap madrasah, khususnya MIN Keerom berupa pembangunan 6 ruang kelas baru, karena ilmu yang didapatkan di Madrasah hanya sedikit dari yang ada di dunia.
Harapannya setelah keluar dari madrasah para siswa bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
“Terima kasih kepada Bapak Kakanwil yang telah memberikan bantuan SBSN berupa 6 ruang kelas baru yang sekarang sedang dibangun. Terima kasih juga karena di list SBSN Kementerian Agama Keerom untuk SBSN tahun 2025, MIN Keerom sudah terdaftar,” ujar Arsad.
Ketua panitia sekaligus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Keerom, Bambang Mujiono, dalam laporannya menyampaikan bahwa acara ini terselenggara dengan jumlah siswa sebanyak 58 siswa dan sumber dana berasal dari iuran orang tua siswa.
“Jumlah siswa yang diluluskan sebanyak 58 siswa, dengan sumber dana kegiatan ini berasal dari iuran orang tua. Total dana yang diterima sebesar Rp37.915.000 yang dikelola bersama oleh panitia dan pihak sekolah,” ujar Bambang.
Bambang menjelaskan kepanitiaan ini menaungi dua kegiatan, yaitu studi tour dan perpisahan. Namun, studi tour batal dilaksanakan karena insiden di Subang yang viral. Sehingga, panitia dan pihak sekolah mengubah agenda studi tour menjadi family gathering yang dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2024.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Keerom yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU), Kepala Seksi Pendidikan dan Bimas Islam Kemenag Keerom, Pengawas Madrasah dan Pengawas PAI, Kepala Distrik Skanto, Kapolsek Skanto, Danramil Skanto, Ketua Dewan Madrasah, serta pendiri madrasah MIN Keerom.






