Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Abdul Majid bersama kolega dan siswa SMA. (TIFAPOS/Istimewa)
Kota Jayapura — Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Abdul Majid meminta siswa khususnya jenjang SMP, SMA dan SMK agar tidak terprovokasi berita hoax atau bohong karena menimbulkan kegaduhan.
“Saya mengimbau kepada anak-anakku peserta didik jika ada informasi yang kebenarannya itu masih meragukan jangan bertindak,” ujar Abdul Majid di SMK Negeri 2 Bisnis dan Teknologi Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Rabu (4/9/2024).
Dikatakan Majid, berita hoax adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar adanya. Tujuan dari berita bohong adalah membuat masyarakat merasa tidak aman, nyaman, dan kebingungan.
“Oleh karena itu, saya minta kepada siswa-siswi di Kota Jayapura agar jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang sebenarnya belum tentu benar,” ujarnya.
Abdul Majid berpesan kepada peserta didik agar merawat Kota Jayapura sehingga bisa melakukan aktivitas pendidikan dengan aman, damai, dan nyaman terutama dalam proses belajar mengajar.
“Percayakanlah kepada bapak dan ibu guru serta kepala sekolah yang menjadi perwakilan orang tua kita di sekolah, jangan mengambil tindakan sendiri yang nanti akan merugikan diri kita sendiri,” ujarnya.
“Selain merugikan peserta didik tapi juga mencoreng prestasi-prestasi pendidikan yang selama ini. Saya harap kepala sekolah dan guru menekankan pendidikan karakter kepada peserta didiknya, baik berperilaku baik, sopan, menghargai sesama teman, dan menghargai teman yang lebih tua,” ujarnya. (*)






