Jemaat GPI Elim Abepura di malam penyambutan Paskah. (TIFAPOS/Istimewa)
Ringkasan Berita
• Momentum refleksi iman dan spiritual bagi jemaat.
• Perkuat gereja menghadapi tantangan dan menginspirasi perayaan Paskah bermakna.
• Paskah mengingatkan pengorbanan Yesus, mengajarkan kerendahan hati dan ketulusan bagi orang percaya.
JEMAAT Gereja Protestan Indonesia (GPI) Papua Elim Abepura, Kota Jayapura, menggelar ibadah kebaktian penyegaran iman (KPI) malam puji-pujian semalam suntuk di halaman gereja, Sabtu, 4 April 2026.
Berdasarkan rilis humas GPI Elim Abepura, Minggu, 5 April 2026, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyongsong Fajar Paskah.
Berbagai kegiatan diadakan seperti cerdas cermat Alkitab yang menguji pengetahuan firman Tuhan, dan fragmen penyaliban diperankan oleh pemuda gereja.
Dilanjutkan praise and worship yang membangkitkan semangat rohani serta, jalan obor sebagai simbol terang kebangkitan, serta tradisi pencarian telur Paskah yang melibatkan anak-anak dan keluarga.
Tema perayaan tahun ini “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, dengan subtema “Melalui Kebangkitan Kristus, Kita Meninggalkan Manusia Lama dan Mengenakan Manusia Baru yang Telah Diperbaharui oleh Allah.”
Ketua Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG), Marthen Timisela, mengatakan tema ini menjadi pengingat bagi jemaat untuk merefleksikan transformasi spiritual.
“Kami ingin membuat perayaan Paskah ini tidak hanya ritual, tapi pengalaman rohani yang mendalam bagi semua umat,” ujar Marthen.
Selain itu, memperkuat gereja untuk menghadapi tantangan dengan semangat baru serta menginspirasi lebih banyak orang untuk merayakan Paskah secara bermakna.
Renungan Firman Tuhan oleh Surya Panggabean, mengangkat perikop Efesus 4:17–32, yang menekankan pentingnya meninggalkan gaya hidup lama dan hidup baru dalam Kristus.
Ibadah Paskah dipimpin oleh Vero Balubun yang mengisahkan perjumpaan Maria dengan Yesus setelah kebangkitan, sesuai Injil Yohanes. Balubun menekankan kebangkitan Kristus membuka jalan baru bagi umat manusia.
“Perayaan Paskah di GPI Elim Abepura tahun ini menjadi momentum refleksi iman dan spiritual bagi jemaat,” ujar Vero.
Salah satu jemaat, Salmon menambahkan, Paskah menjadi pengingat akan pengorbanan Yesus Kristus yang mengajarkan kerendahan hati dan ketulusan bagi setiap orang percaya.
(ldr)










