Beranda / Opini / Inovasi ubi ungu sebagai camilan mood booster dan sehat buatan mahasiswa Uncen

Inovasi ubi ungu sebagai camilan mood booster dan sehat buatan mahasiswa Uncen

Mahasiswa Universitas Cenderawasih Jayapura saat menjajakan dagangan mereka. (TIFAPOS/Istimewa)

 

Oleh: Intan Dwi Yulia Sari, Faiz Abdurrahman Rabbani, Hilda Firda malino, Sabrino Surbakti, Thea Febriana Rahabeat, Yane Salisa Rheina Krey

 

“Ternyata ubi ungu ini enak ya dan warnanya juga menarik untuk di cobain”. Kalimat sederhana tersebut sering kali kami dengar dari orang-orang yang mencoba olahan ubi ungu ini.

Karena warna khas ungu yang menarik dapat memberikan kesenangan saat memakannya sehingga mampu meningkatkan suasana hati.

Melalui berbagai inovasi pengolahan, ubi ungu dapat dijadikan camilan sehat yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga berfungsi sebagai mood booster.

Serta, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai makanan yang sedang trend gaya hidup sehat saat ini sekaligus peluang usaha.

Tim Sweet Purple merupakan sebuah tim yang dibentuk untuk mengembangkan ide kreatif dalam bidang kewirausahaan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, yaitu ubi ungu.

Melalui esai kewirausahaan ini, berkat bimbingan Kurniawan Patma dan Maylen Kathrin Petra Kambuaya sebagai dosen pengampu pada mata kuliah Komunikasi dan Presentase Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih, tim Sweet Purple berinisiatif untuk menciptakan inovasi camilan sehat berbahan dasar ubi ungu yang tidak hanya memiliki cita rasa yang lezat, tetapi juga menarik serta memiliki harga yang terjangkau bagi kalangan mahasiswa.

Dengan adanya inovasi ini, diharapkan produk camilan dari ubi ungu dapat menjadi alternatif makanan sehat sekaligus membuka peluang usaha yang kreatif dan bernilai ekonomi

Ubi ungu merupakan salah satu bahan pangan local di papua yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tanaman ini mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia terutama di papua dan memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi, seperti serat, vitamin, serta antioksidan.

Warna ungu pada ubi ungu berasal dari kandungan antosianin yang tidak hanya memberikan tampilan menarik, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita.

Oleh karena itu, ubi ungu memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk makanan inovatif yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan.

Selain kandungan gizinya yang baik, ubi ungu juga memiliki daya tarik dari segi warna dan rasa. Warna ungu alami yang cerah dapat menimbulkan rasa penasaran dan meningkatkan selera makan.

Dalam psikologi warna, warna yang cerah dan menarik dapat memberikan efek positif terhadap suasana hati seseorang. Hal ini membuat ubi ungu berpotensi menjadi bahan dasar camilan yang tidak hanya memberikan rasa kenyang, tetapi juga mampu meningkatkan mood atau suasana hati bagi orang yang mengonsumsinya.

Di zaman atau era modern saat ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga pola makan dan gaya hidup sehat.

Banyak orang mulai memilih makanan yang tidak hanya enak, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Hal ini membuka peluang bagi pengembangan berbagai produk camilan sehat berbahan dasar ubi ungu.

Dengan inovasi yang kreatif, ubi ungu dapat diolah menjadi berbagai jenis camilan seperti keripik ubi ungu, brownies ubi ungu, donat ubi ungu, es krim ubi ungu, hingga cookies ubi ungu yang memiliki cita rasa unik dan tampilan menarik.

Pengolahan ubi ungu menjadi camilan sehat juga dapat meningkatkan nilai tambah dari bahan pangan lokal ini.

Jika biasanya ubi ungu hanya dikonsumsi dengan cara direbus atau digoreng secara sederhana, melalui inovasi pengolahan yang lebih kreatif, ubi ungu dapat menjadi produk makanan yang lebih bernilai dan memiliki daya jual tinggi.

Hal ini tentu dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi konsumen, tetapi juga bagi para pelaku usaha kecil dan menengah yang ingin mengembangkan usaha di bidang kuliner sehat.

Selain itu, camilan berbahan dasar ubi ungu juga dapat menjadi alternatif makanan yang lebih sehat dibandingkan dengan camilan instan yang banyak beredar di pasaran.

Banyak camilan instan yang mengandung bahan pengawet, pewarna buatan, serta kadar gula yang cukup tinggi sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan.

Berbeda dengan itu, ubi ungu merupakan bahan pangan alami yang kaya akan nutrisi penting bagi tubuh. Melalui pengolahan yang tepat, ubi ungu dapat diubah menjadi camilan yang tidak hanya lezat dan menarik, tetapi juga sehat untuk dikonsumsi.

Camilan ini juga dapat dipasarkan dengan harga yang terjangkau bagi kantong mahasiswa sehingga dapat menjadi pilihan camilan sehat yang praktis.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, ubi ungu memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk camilan sehat yang inovatif dan menarik.

Dalam hal ini, kami dari tim Sweet Purple mengembangkan sebuah projek kewirausahaan dengan memanfaatkan ubi ungu sebagai bahan utama untuk menciptakan camilan yang sehat, lezat, dan memiliki tampilan yang menarik.

Melalui kreativitas dalam pengolahan dan penyajian, produk camilan dari ubi ungu ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi mahasiswa dan masyarakat yang ingin menikmati camilan sehat dengan harga yang terjangkau.

Selain itu, projek kewirausahaan ini juga bertujuan untuk meningkatkan nilai jual ubi ungu sebagai bahan pangan lokal sekaligus membuka peluang usaha yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi tim dan masyarakat sekitar.

Ubi ungu merupakan salah satu bahan pangan lokal papua yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan serta berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi camilan sehat.

Kandungan serat dan antioksidan di dalamnya dapat memberikan manfaat bagi tubuh, sementara warna ungu yang menarik dapat menambah daya tarik serta meningkatkan selera makan.

Melalui projek kewirausahaan yang dikembangkan oleh tim Sweet Purple, ubi ungu diolah menjadi camilan sehat yang lezat, menarik, dan memiliki harga yang terjangkau bagi kantong mahasiswa.

Projek ini bertujuan untuk menghadirkan pilihan camilan yang lebih sehat sekaligus meningkatkan nilai jual ubi ungu sebagai bahan pangan lokal.

Selain itu, projek ini juga diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa serta membuka peluang usaha yang bermanfaat secara ekonomi.

Dengan terus melakukan inovasi, camilan berbahan dasar ubi ungu diharapkan dapat menjadi produk yang diminati masyarakat dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

 

(Penulis adalah mahasiswa jurusan Akuntansi Universitas Cenderawasih Jayapura)

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *