TIFAPOS.id Keluarga Besar SMP Negeri 2 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, merayakan hari ulang tahun sekolah ke-58 tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah, Sabtu (12/7/2025) mengangkat tema “Bergerak bersama wujudkan SMP yang berkarakter kuat dan berprestasi”.
Slogan tersebut menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen sekolah, seperti guru, siswa, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang menumbuhkan karakter positif sekaligus prestasi akademik maupun non-akademik.
Karakter kuat meliputi nilai-nilai seperti integritas, jujur, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya serta disiplin atau taat aturan dan konsisten dalam bertindak.
Selain itu, saling mendukung dan menghargai perbedaan atau kerja sama, peka terhadap lingkungan dan sesama.
Prestasi tidak hanya terbatas pada nilai akademik, tetapi juga keberhasilan dalam lomba-lomba (olahraga, seni, sains, dll), keterlibatan aktif dalam organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler.

Pencapaian personal seperti peningkatan keterampilan dan sikap positif, yang membutuhkan kolaborasi semua pihak, contohnya guru dapat menjadi teladan, membimbing, dan memotivasi siswa.
Sementara, siswa aktif belajar, berpartisipasi, dan menjaga perilaku serta orang tua mendukung proses belajar di rumah dan sekolah.
Di lingkungan masyarakat, masyarakat memberikan ruang dan dukungan untuk pengembangan minat dan bakat.
Adapun penguatan karakter, yaitu siswa terlibat dalam kegiatan rutin seperti upacara, literasi, dan pembiasaan nilai-nilai Pancasila, pelatihan kepemimpinan dan pengembangan diri, penerapan disiplin positif di lingkungan sekolah.
Serta, pengembangan prestasi bagi siswa-siswi untuk berpartisipasi mengikuti lomba baik internal dan eksternal, dan ekstrakurikuler beragam sesuai minat siswa, namun membutuhkan pendampingan khusus untuk siswa berpotensi.
“Seluruh komponen sekolah dapat bersinergi untuk mewujudkan SMP yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga membentuk generasi muda berkarakter kuat, siap menghadapi tantangan zaman, dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Kepala SMPN 2 Jayapura, Dorthea Carolien Enok, S.Pd.

Untuk itu, pada momen perayaan hari sekolah, kepala sekolah berharap, memiliki dampak positif terhadap motivasi siswa karena momen ini dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, semangat, dan kebanggaan terhadap sekolah.
Dia juga berharap, peran guru dalam membentuk karakter siswa sangat krusial dan multifaset, melampaui sekadar penyampaian materi pelajaran.
Guru berfungsi sebagai pemandu, fasilitator, inspirator, dan teladan yang membentuk nilai-nilai moral, etika, dan sikap positif siswa.
Peran utama guru dalam pembentukan karakter siswa, yaitu guru menunjukkan sikap dan perilaku yang menjadi contoh bagi siswa. Karena siswa cenderung meniru, guru harus sadar akan dampak positif atau negatif dari tindakannya.
Mengajarkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, empati, dan kerja sama melalui pembiasaan, diskusi, dan kegiatan yang mendukung pengembangan sosial dan emosional siswa.
Program pembelajaran yang menumbuhkan karakter seperti jujur, mandiri, dan religius, serta mengevaluasi perkembangan karakter siswa secara berkala.

Memotivasi siswa untuk berprestasi sekaligus membentuk karakter melalui strategi penguatan disiplin dan penghargaan yang mendidik, bukan menghukum.
Guru sebagai ruang bagi siswa mengembangkan bakat dan minat melalui ekstrakurikuler dan bimbingan, sehingga karakter kreatif dan mandiri dapat tumbuh.
“Guru yang berkarakter baik dan memiliki kasih sayang kepada siswa akan lebih efektif melahirkan siswa berkarakter kuat dan bertanggung jawab sosial,” ujar kepala sekolah.
“Keberhasilan pembentukan karakter siswa sangat bergantung pada profesionalisme, keteladanan, dan pendekatan holistik guru dalam mendidik,” sambungnya.
Alumni SMPN 2 Jayapura Angkatan 89, Rudi Mebri berharap, hari ulang tahun sekolah perkuat silaturahmi dan kekompakan antar alumni agar dapat memberikan kontribusi positif dan edukasi bagi siswa dan keluarga besar sekolah.
Alumni juga diharapkan menjadi perekat yang mempererat hubungan antara alumni dan sekolah serta mendukung kemajuan sekolah secara berkelanjutan.
Motivasi peningkatan prestasi akademik dan non-akademik, agar sekolah terus memacu siswa untuk berprestasi di tingkat kota, provinsi, nasional, bahkan internasional, serta mengembangkan bakat dan keterampilan secara inovatif.

Pembentukan karakter positif dan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga berakhlak dan mampu mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
Dia juga mengatakan, kontribusi nyata alumni dalam pengembangan fasilitas dan program sekolah, termasuk dukungan dalam revitalisasi gedung, pemberian tali asih kepada guru dan siswa berprestasi, serta peran aktif dalam kegiatan sosial dan pendidikan di sekolah.
Sekolah sebagai percontohan dan institusi yang terus berkembang agar mampu bersaing secara nasional dan internasional serta menjadi inspirasi bagi sekolah lain.
“HUT sekolah menjadi momentum untuk mempererat ikatan, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mendorong kemajuan sekolah serta generasi penerusnya secara berkelanjutan,” ujar Mebri.

Kesempatan tersebut, sebagai salah satu anggota DPRK Kota Jayapura dari Komisi D yang bertanggung jawab atas pendidikan, dikatakan Mebri, DPRK mendorong regulasi perlindungan guru.
Kasus-kasus kriminalisasi guru menjadi alasan kuat bagi DPRK untuk mempercepat pengesahan RUU Perlindungan Guru agar guru tidak rentan terhadap ancaman hukum saat menjalankan tugasnya.
Pengawas Pembina SMP, Dra. Devlin M. Lolowang, M.Pd berharap, hari ulang tahun SMPN 2 Jayapura dapat meningkatkan mutu pendidikan dan penguatan peran pengawas sebagai pendamping sekolah.
Pengawas pendidikan dapat memberikan bimbingan, pembinaan, dan supervisi yang efektif sehingga sekolah dapat berkembang lebih maju dan bermutu, dan menjadi contoh teladan dan berintegritas dalam mendukung sekolah binaan.
Secara khusus, pengawas pendidikan berharap agar melalui peringatan HUT sekolah dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperkuat tata kelola dan transparansi di sekolah.
Mereka juga berharap kegiatan pendampingan yang dilakukan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Selain itu, pengawas pendidikan meminta semangat guru dan seluruh warga sekolah terus terjaga, kendala dalam pembelajaran dapat diatasi, dan suasana sekolah menjadi kondusif untuk pengembangan potensi peserta didik.
“Pengawas sekolah adalah kunci dalam menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan melalui supervisi akademik dan manajerial, pembinaan, monitoring, serta pendampingan yang efektif bagi guru dan kepala sekolah demi terciptanya pembelajaran berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Devlin.

Dia juga mengatakan, peran pengawas dalam peningkatan mutu sekolah sangat strategis dan multifungsi, meliputi aspek akademik, manajerial, dan penjaminan mutu pendidikan.
Contohnya, pengawas membimbing dan memantau pelaksanaan proses pembelajaran oleh guru, menilai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran agar sesuai standar kurikulum.
Membantu kepala sekolah dalam pengelolaan lembaga, perencanaan program, dan pengambilan keputusan strategis berbasis data untuk menciptakan tata kelola sekolah yang efektif dan akuntabel.
Pengumpulan dan menganalisis data mutu pendidikan, termasuk capaian peserta didik dan pelaksanaan program, yang menjadi dasar perbaikan kebijakan dan program pembelajaran.
Dalam paradigma baru, pengawas berperan sebagai pendamping kepala sekolah untuk meningkatkan kapasitas dan mutu layanan pendidikan yang berpusat pada peserta didik dengan strategi dan metode relevan.
Dia juga menekankan, pengawas mengadakan pelatihan, lokakarya, dan memperkenalkan inovasi serta teknologi pendidikan untuk meningkatkan kompetensi guru, yang berdampak positif pada prestasi siswa.
“Peran pengawas harus berorientasi pada peningkatan mutu secara terus-menerus, bersifat stimulan, koordinatif, kolaboratif, dan berkesinambungan agar pendidikan di sekolah terus berkembang dan adaptif terhadap perubahan,” ujar Devlin.
HUT SMPN 2 Jayapura ke-58 “Bergerak bersama wujudkan SMP yang berkarakter
kuat dan berprestasi” dimeriahkan dengan jalan santai, diikuti kepala sekolah, tenaga pendidikan, tenaga kependidikan, alumni, orang tua, dan siswa.
Selain itu, dimeriahkan dengan doorprize atas sumbangsih orang tua dan alumni, yang hadiah utamanya berupa kulkas dan mesin cuci.
(lrh)






