Kadisdikbud Kota Jayapura Abdul Majid sekaligus alumni menghadiri Pekan Dies Natalis Uncen Jayapura ke-62 tahun 2024. (TIFAPOS/Istimewa)
TIFAPOS.id – Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua, menggelar kegiatan diskusi publik dalam rangka Pekan Dies Natalis ke-62 Tahun 2024.
Berlangsung di aula FKIP, Kampus Uncen Jayapura, Rabu (30/10/2024) menghadirkan enam profesor FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), yang dibuka secara resmi  Dekan FKIP Uncen Dr. Yan Dirk Wabiser.
Hadir juga para mahasiswa, dosen, dan alumni, diantaranya Kepala BKPP Kota Jayapura Robert Johan Betaubun dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid.
Kegiatan dengan tema ‘Harmonis Sosial Budaya dan IPTEKS Universitas Cenderawasi menuju BLU Unggul’ bertujuan menghimpun pemikiran strategis untuk kemajuan Uncen di era Badan Layanan Umum (BLU).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid mengapresiasi atas capaian dan juga keberhasilan FKIP yang mencetak lulusan berprestasi, sehingga menduduki jabatan penting di berbagai sektor.
“Prestasi-prestasi yang sudah sangat bagus ini semoga semakin ditingkatkan, sehingga mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing,” ujar Abdul Majid di Jayapura.
Kesempatan tersebut, Abdul Majid yang juga salah satu alumni, mengapresiasi karya enam profesor FKIP Uncen Jayapura. Menurutnya, karya tersebut mendukung kualitas mutu pendidikan di Kota Jayapura.
“Kebijakan, tenaga kependidikan, peserta didik, kepemimpinan kepala sekolah, infrastruktur, dan proses pembelajaran berperan penting dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan,” ujarnya.

Adapun karya enam profesor FKIP Uncen Jayapura yang dipaparkan dalam diskusi publik, yakni pentingnya membangun budaya mutu guna meningkatkan kinerja Uncen di era BLU (Prof. DR. Happy Lumbantobing/Pendidikan Matematika).
Kemudian, memperkuat otonomi dan akuntabilitas jalan Uncen menuju keunggulan dalam lanskap pendidikan tinggi global (Prof. Dr. Reimundus Raymond Fatubun/Pendidikan Bahasa Inggris), kekayaan pusaka budaya Papua: bagaimana Universitas Cenderawasih menyikapinya (Prof. Wigati Yektiningtyas Modouw).
Selanjutnya, peneliti dan pengembangan berkelanjutan di era BLU (Prof. Dr. Auldry F. Walukow/Pendidikan Fisika), metode dan proses pembelajaran berbasis objek (Prof. Dr. Tiurlina Siregar/Pendidikan Kimia).
“Mutu pendidikan yang berkualitas dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan kredibilitas suatu perguruan tinggi,” ujarnya.






