OSIS SMA dan SMK mengikuti kegiatan Training Character Building For The Future Leader. (TIFAPOS/Ramah)
TIFAPOS.id – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan ‘Training Character Building For The Future Leader’.
Kegiatan yang berlangsung dua hari dari tanggal 4 s.d 5 Oktober 2024 bertempat di Hotel Horison Ultima Entrop Jayapura, Papua, Jumat (4/10/2024) diselenggarakan untuk forum OSIS SMA dan SMK se-Kota Jayapura.
“Kami sangat apresiasi, karena forum OSIS ini sangat bagus untuk melatih generasi muda guna membentuk pemimpin yang luar biasa,” ujar Ketua Tim Kerja Regulasi dan Tata Kelola Dirjen Pembinaan SMA Kemendikbudristek, Wahyu Hariyadi.

Dikatakannya, forum OSIS harus dilaksanakan secara reguler atau terprogram sehingga semakin banyak peserta didik yang dilatih dengan menguatkan karakter untuk dipersiapkan menjadi pemimpin di masa depan.
Dengan begitu, dilanjutkannya, peserta didik dapat mengaplikasikan profil pelajar Pancasila, diantaranya berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, kreatif.
“Saya berharap ke depannya lebih diperbanyak lagi di lingkungan pelajar yang lain, kami juga melakukan pelatihan yang sama di Kota Jayapura terkait leadership dan literasi digital, karena kami anggap paling relevan dikalangan pelajar,” ujarnya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan forum OSIS dilaksanakan untuk membekali peserta didik menuju projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5).

“Peserta didik dapat menguatkan potensi akademik kecerdasan emosional, spiritual, yang langsung dibimbing ESQ leadership center Jakarta,” ujarnya.
Kepala Bidang Pembinaan SMA dan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Nur Jaya berharap forum OSIS tersebut dapat membangun kebiasaan baik sesuai karakter Pancasila.
“Karakter Pancasila ini tidak hanya cerdas intelektual tapi juga emosional dan spiritual. Kami juga melatih ketangkasan. Materinya tentang kepemimpinan dan mental health agar mereka siap dengan tantangan derasnya digitalisasi,” ujarnya.






