Beranda / Opini / Ekspansi kekaisaran Mongol ke Eropa Barat

Ekspansi kekaisaran Mongol ke Eropa Barat

Ogedei Khan (1186 1241.(TIFAPOS/YuanEmperorAlbumOdegaiPotrair.jpg-Wikimedia Commoms)

TIFAPOS.id – Odegai Khan adalah kaisar Mongolia pada masa kekaisaran Mongolia dari keluarga Borjigid. Dan, merupakan anak ketiga dari Genghis Khan

Dikutip dari Quora melalui Farhan M. Adyatma, Selasa (30/7/2024) pada tahun 1229, Ogedei Khan naik ke tampuk kekuasaan Kekaisaran Mongol menggantikan ayahnya, yaitu Genghis Khan (1162–1227).

Mewarisi takhta ayahnya, Ogedei Khan melanjutkan ekspansi Kekaisaran Mongol, salah satu ekspansinya adalah ekspansi ke arah barat yaitu ke arah Eropa.

Pada tahun 1240, Kiev (saat ini merupakan ibu kota Ukraina) diserang dan ditaklukan oleh pasukan Mongol.

Mereka lalu semakin berani menyerang kota-kota Eropa khususnya kota-kota di Eropa Timur. Pada bulan Maret tahun 1241, pasukan Mongol sudah sampai di Hungaria.

Mereka menyerang Hungaria dan membantai 1 juta penduduk Hungaria, Raja Hungaria saat itu yaitu Raja Bela IV sampai melarikan diri dari istananya yang ada di kota Pest (sekarang menjadi kota Budapest).

Raja Bela IV dari Hungaria (1206–1270). – TIFAPOS/Béla IV (Chronica Hungarorum).jpg – Wikimedia Commons

Tetapi, pada 11 Desember 1241, Ogedei Khan meninggal dunia secara mendadak. Ogedei Khan meninggal ketika sedang mengadakan pesta minuman keras.

Pada saat itu, pasukan Mongol telah berbaris dan bersiap untuk menuju Wina, Austria. Mendengar berita kematian Ogedei Khan, pasukan Mongol beserta komandannya harus kembali ke Karakorum yang merupakan ibu kota dari Kekaisaran Mongol.

Kembali ke Karakorum ini bertujuan untuk memilih pemimpin baru yang menjadi penerus dari Ogedei Khan.

Peta wilayah kekuasaan Kekaisaran Mongol pada tahun 1279. – TIFAPOS/Genghis Khan The Emperor Of All Men

Banyak yang berpendapat bahwa jika seandainya Ogedei Khan tidak mati mendadak dan hidup lebih lama, maka sangat mungkin Eropa Barat akan ditaklukkan oleh bangsa Mongol dan itu akan mengubah sejarah Eropa yang kita ketahui selama ini.

“Bagaimana pun, ini adalah titik paling berat yang pernah dicapai oleh Kekaisaran Mongol,” kata Farhan.

Ogedei Khan pun lalu digantikan oleh anak tertuanya, yaitu Guyuk Khan (1206–1248) yang bertakhta dari tanggal 24 Agustus 1246 hingga tanggal 20 April 1248.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *