Ketua DWP Disdikbud Kota Jayapura sekaligus Pembina PKK dan Ketua RT 01 RW 05 Kelurahan Wahno, Widya Kusmayanti, M.Pd menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Pemimpin Panti Asuhan Putra Baliem Yalimo Waena Yoka, Sopiah. (TIFAPOS/La Ramah)
Ringkasan Berita
• DWP Disdikbud Kota Jayapura dan PKK RT 01 RW 05 Kelurahan Wahno anjangsana ke Panti Asuhan Putra Baliem Yalimo Waena Yoka.
• Dalam rangka sukacita Natal 2025.
• Memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat Kota Jayapura.
DALAM suasana penuh kehangatan dan kepedulian, Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DWP Disdikbud) Kota Jayapura bersama pengurus Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RT 01 RW 05 Kelurahan Wahno, Distrik Abepura, melaksanakan anjangsana (kunjungan) ke Panti Asuhan Putra Baliem Yalimo Waena Yoka, Distrik Heram.
Anjangsana yang berlangsung, Sabtu, 4 Desember 2025, bertujuan untuk membagikan sukacita Natal kepada 60 anak asuh yang tinggal di panti tersebut, sekaligus memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat Kota Jayapura.
Ketua DWP Disdikbud Kota Jayapura sekaligus Pembina PKK dan Ketua RT 01 RW 05 Kelurahan Wahno, Widya Kusmayanti, M.Pd, memimpin langsung kegiatan ini.
Widya menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen keluarga besar Kota Jayapura untuk turut serta dalam membangun generasi penerus bangsa.
“Kami hadir sebagai bagian dari keluarga besar Kota Jayapura, membawa berbagai berkat berupa kebutuhan bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan mie instan,” ujar Widya di hadapan anak-anak asuh yang antusias menyambut kedatangan mereka.
Widya juga mengatakan, meskipun bantuan yang diberikan tidak banyak, namun ini merupakan bentuk kepedulian tulus dari DWP Disdikbud Kota Jayapura dan PKK RT 01 RW 05 Kelurahan Wahno.
“Tidak banyak yang kami beri, tapi ini bentuk kepedulian kami,” ujar Widya.
Widya berharap, anak-anak di panti asuhan tersebut dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas, seperti pilot, pegawai negeri sipil, atau bahkan pemain bola profesional.
“Kalian adalah masa depan bangsa. Jaga cita-cita kalian, dan jadilah orang-orang hebat,” pesannya kepada anak-anak.
Selain membagikan bantuan berupa kebutuhan pokok, seperti beras, telur ayam, minyak goreng, mie instan, anjangsana ini juga diisi dengan berbagai kegiatan interaktif. Anak-anak diajak foto bersama dan bernyanyi.
Widya mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam situasi damai.
“Di tengah perbedaan, kita harus tetap bersatu. Jaga persatuan dan kebersamaan, karena itu kunci kebahagiaan dan kemajuan,” tambahnya.
Widya menambahkan, anjangsana ini juga mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat di Kota Jayapura.
Dharma Wanita Persatuan sebagai organisasi yang berafiliasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sering kali terlibat dalam kegiatan sosial.
Begitu pula PKK Wahno, yang aktif dalam program-program kesejahteraan keluarga. Kegiatan serupa diharapkan dapat menginspirasi kelompok lain untuk turut serta dalam membangun solidaritas sosial.
Pada akhir acara, Widya mengucapkan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, berharap tahun baru membawa berkah dan kemajuan bagi semua.
Pemimpin Panti Asuhan Putra Baliem Yalimo Waena Yoka, Sopiah, menyambut baik kunjungan tersebut.
Sopiah mengatakan, bantuan ini sangat berarti bagi panti yang merawat 60 anak asuh dari berbagai latar belakang.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian ini. Anak-anak di sini membutuhkan dukungan moral dan materi untuk berkembang,” ujar Sopiah.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga anak-anak dapat merasakan kasih sayang keluarga yang lebih luas.
“Harapan kami, anak-anak ini bisa mendapatkan pendidikan yang baik dan menjadi individu yang mandiri di masa depan,” tambahnya.
Sopiah menambahkan, Panti Asuhan Putra Baliem Yalimo Waena Yoka sendiri merupakan lembaga yang fokus pada pengasuhan anak-anak terlantar di wilayah Jayapura.
Dengan 60 anak asuh, panti ini menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kunjungan dari DWP Disdikbud dan PKK RT 01 RW 05 Kelurahan Wahno, ini tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga inspirasi bagi anak-anak untuk terus bermimpi besar,” ujar Sopiah.
(ldr)










