Beranda / Ragam Berita / Dukung program Wali Kota Jayapura “Turun Kampung” DPKD hadirkan layanan perpustakaan keliling

Dukung program Wali Kota Jayapura “Turun Kampung” DPKD hadirkan layanan perpustakaan keliling

Siswa-siswi Sekolah Dasar mengikuti lomba menggambar dalam kegiatan Wali Kota Jayapura “Turun Kampung”. (TIFAPOS/La Ramah)

TIFAPOS.id Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kota Jayapura, Papua, mendukung program Wali Kota Jayapura “Turun Kampung” dengan menghadirkan layanan perpustakaan keliling sebagai bagian dari upaya mendekatkan akses literasi kepada masyarakat di kampung-kampung.

Program “Turun Kampung” sendiri merupakan inisiatif Wali Kota Abisai Rollo untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung dan memberikan berbagai pelayanan, termasuk administrasi kependudukan, kesehatan, bantuan pangan, dan pendidikan di 10 kampung adat di wilayah Kota Jayapura.

Layanan perpustakaan keliling yang dihadirkan oleh DPKD bertujuan meningkatkan minat baca dan budaya literasi masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi cerdas dan berkarakter.

Perpustakaan keliling ini menggunakan mobil yang berkeliling ke berbagai lokasi yang sulit dijangkau perpustakaan tetap, sehingga masyarakat dapat dengan mudah meminjam dan membaca buku tanpa harus datang ke perpustakaan pusat.

Kehadiran perpustakaan keliling ini sejalan dengan upaya pemerintah kota untuk mewujudkan visi Kota Jayapura yang maju dan berbudaya melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di tingkat kampung.

Program layanan perpustakaan keliling mendukung kegiatan “Turun Kampung” dengan cara membawa koleksi buku dan layanan literasi langsung ke masyarakat di kampung-kampung yang sulit dijangkau perpustakaan tetap.

Ini memungkinkan warga, terutama anak-anak dan pelajar, untuk mengakses bahan bacaan dan mendapatkan edukasi literasi tanpa harus pergi jauh.

Layanan ini juga mengajak masyarakat membaca secara aktif, memberikan pemahaman tentang pentingnya membaca untuk perkembangan diri, serta melakukan interaksi langsung seperti tanya jawab dan bimbingan menjadi anggota perpustakaan.

Hal ini meningkatkan minat baca dan menumbuhkan budaya literasi di komunitas yang dikunjungi.

Selain itu, perpustakaan keliling fleksibel dan bergerak mengikuti jadwal kegiatan “Turun Kampung,” sehingga layanan perpustakaan dapat terintegrasi dengan program pelayanan lainnya yang dibawa oleh pemerintah daerah ke kampung-kampung, seperti administrasi dan kesehatan.

Tanggapan warga terhadap perpustakaan keliling di kampung sangat positif dan antusias. Banyak warga, termasuk ibu rumah tangga dan anak-anak, merasa terbantu karena perpustakaan keliling menyediakan akses bacaan yang mudah dijangkau, terutama di daerah yang sulit terakses perpustakaan permanen.

Mereka memanfaatkan layanan ini untuk mencari berbagai jenis buku, seperti buku memasak, tanaman obat, kerajinan, dan bacaan anak-anak, sehingga dapat mengisi waktu senggang secara produktif.

Harapan warga terhadap perpustakaan keliling adalah agar layanan ini dapat terus berjalan secara rutin dan menjangkau lebih banyak wilayah, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati manfaatnya.

Mereka berharap perpustakaan keliling tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga kegiatan edukatif dan menyenangkan yang dapat meningkatkan minat baca, terutama bagi anak-anak dan generasi muda.

Program ini dianggap efektif dalam meningkatkan literasi dan membuka wawasan baru bagi masyarakat desa.

“Perpustakaan keliling dapat menjadi sarana penting dalam meratakan akses informasi dan pendidikan nonformal, membantu mencerdaskan generasi muda, serta membangun budaya membaca yang lebih kuat di kampung-kampung,” ujar Nataniel Yoku saat menghadiri kegiatan Wali Kota Jayapura “Turun Kampung” di Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, Selasa (1/7/2025).

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Jayapura, Septinus Ireeuw, S.Sos saat meninjau layanan perpustakaan keliling. (TIFAPOS/La Ramah)

Selain itu, perpustakaan keliling memperkuat dampak program turun kampung dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat secara langsung di lapangan.

Manfaatkan bagi masyarakat di kampung, yaitu mendekatkan akses informasi dan bacaan ke masyarakat di daerah terpencil atau pelosok yang tidak memiliki perpustakaan permanen, sehingga pemerataan layanan literasi dapat tercapai.

Terjadi peningkatan minat baca dan budaya literasi dengan menyediakan bahan bacaan yang menarik serta kegiatan pendukung seperti pembacaan dongeng atau diskusi buku.

Dukungan terhadap pendidikan nonformal dengan menyediakan sumber belajar tambahan di luar sekolah, sehingga masyarakat dapat mengembangkan pengetahuan secara mandiri.

Perkenalkan jasa perpustakaan kepada masyarakat yang belum familiar dengan layanan perpustakaan, sehingga mendorong mereka untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan secara lebih luas.

Menjadi sumber hiburan edukatif melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan mendidik, terutama untuk anak-anak dan remaja.

Fleksibilitas layanan yang dapat menjangkau berbagai lokasi dengan medan sulit, memberikan kemudahan interaksi langsung antara petugas perpustakaan dan masyarakat.

“Perpustakaan keliling berperan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menjangkau masyarakat yang sulit diakses dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara luas,” ujar Kepala DPKD Kota Jayapura, Septinus Ireeuw, S.Sos.

Dia juga mengatakan, layanan perpustakaan keliling merupakan bagian dari program pembangunan kota, khususnya dalam aspek pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan literasi masyarakat.

Perpustakaan keliling berfungsi sebagai perluasan layanan perpustakaan umum yang menjangkau masyarakat di daerah yang belum memiliki perpustakaan tetap, sehingga membantu pemerataan akses informasi dan pendidikan.

Layanan ini juga mendukung program pembangunan kota dengan meningkatkan minat baca dan budaya literasi, yang merupakan fondasi penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia.

Perpustakaan keliling diintegrasikan dalam berbagai kegiatan pembangunan daerah, seperti safari pembangunan dan program pendidikan, sehingga menjadi bagian nyata dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Kendaraan layanan perpustakaan keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Jayapura. (TIFAPOS/La Ramah)

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H mengharapkan agar masyarakat mendapatkan akses mudah ke buku dan informasi yang berkualitas, sesuai kebutuhan, serta pelayanan yang ramah dan profesional dari pustakawan dengan hadirnya perpustakaan keliling di kampung.

Memenuhi harapan pemustaka dengan layanan yang sesuai standar, koleksi yang memadai, dan pustakawan yang mampu membantu pencarian informasi secara maksimal.

Pengembangan kerja sama dengan lembaga sosial, pendidikan, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan intelektual dan kultural masyarakat melalui literasi.

“Perpustakaan keliling menghadirkan layanan perpustakaan yang cepat, responsif, dan sesuai harapan pengguna, koleksi buku dan bahan pustaka yang variatif dan relevan, pustakawan yang membantu dan memberikan informasi dengan baik,” ujar wali kota.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *