Beranda / Ragam Berita / DPMK Kota Jayapura latih aparatur kampung tingkatkan kapasitas

DPMK Kota Jayapura latih aparatur kampung tingkatkan kapasitas

Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay dan kolega saat foto bersama peserta pelatihan. (TIFAPOS/Ramah)

TIFAPOS.id – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pembersayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) melatih aparatur desa/kampung guna meningkatkan kapasitas.

Kegiatan yang berlangsung dua hari dari 28 s.d 29 Agustus 2024 di GSG Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, melibatkan sekretaris kampung, kepala urusan keuangan (bendahara kampung) tim pelaksana kegiatan.

Hadir juga pengurus Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam), Kepala Kampung, dan Kepala Distrik serta tamu undangan.

“Fokus pengelolaan keuangan desa/kampung, karena masih banyak perbaikan terutama pelaporan keuangan dan belum tertibnya pengelolaan keuangan,” ujar Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, pemerintah kampung dituntut harus menyelenggarakan pemerintahan yang baik, mengelolah keuangan kampung berdasarkan prinsip keuangan kampung, dan mampu beradaptasi dengan zaman era digital.

“Maka dibutuhkan aparatur desa yang berintegritas, berkompeten, disiplin, akuntable, dan berinovasi agar dapat menjawab tuntutan kerja yang berorientasi mewujudkan pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Atanay berharap melalui kegiatan tersebut, dapat mewujudkan aparatur desa yang mampu menyusun penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban dana kampung.

Selain itu, dapat meningkatkan SDM aparatur desa, meningkatkan kedisiplinan aparatur desa, mewujudkan aparatur desa yang berinovasi.

Adapun materi yang diajarkan dalam pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa/kampung, yakni mekanisme/alur pencairan dana, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban.

Asisten I Bidang Pemerintahan Nicholas Evert Merauje mewakili Penjabat Wali Wali Kota Jayapura Christian Sohilait aparatur kampung memiliki peran yang sangat vital dalam pembangunan di tingkat kampung.

“Mereka adalah ujung tombak dalam melaksanakan berbagai progam dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kampung,” ujarnya.

Nucholas Merauje berharap peserta mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya dan mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat agar alur pencairan dana, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban berjalan baik.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *