Beranda / Ragam Berita / DPKP Kota Jayapura sosialisasi dan simulasi pencegahan kebakaran

DPKP Kota Jayapura sosialisasi dan simulasi pencegahan kebakaran

Ketua panitia kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan kebakaran saat membacakan laporan panitia. (TIFAPOS/Ramah)

TIFAPOS.id – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) menggelar sosialisasi dan simulasi pencegahan kebakaran.

Kegiatan yang berlangsung di aula gedung GKI Sion Dok VIII Jayapura, Distrik Jayapura Utara, Jumat (23/8/2024) dalam rangka pemberdayaan kepada masyarakat dalam pencegahan kebakaran.

“Tujuan sosialisasi dan simulasi untuk membangun responsibilitas, atensi, dan kebersamaan bersama masyarakat terkait pencegahan,” ujar Plh DPKP Kota Jayapura, Margareta V. Kirana.

Sosialisasi pencegahan kebakaran sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang tindakan yang harus dilakukan dalam menghadapi kebakaran.

Kegiatan yang melibatkan berbagai komponen masyarakat di wilayah Distrik Jayapura Utara dan Distrik Abepura, agar terbangunnya sinergitas dalam menjadikan Kota Jayapura sebagai kota yang aman dari ancaman bahaya kebakaran.

Berdasarkan data dari DPKP Kota Jayapura, kejadian (kebakaran) cenderung meningkat, pada tahun 2021 tercatat 57 kasus kebakaran, tahun 2022 naik menjadi 66 kasus kebakaran, tahun 2023 meningkat menjadi 93 kasus kebakaran. Dan, tahun 2024 ini tercatat 35 kasus kebakaran.

Plh DPKP Kota Jayapura, Margareta V. Kirana bersama kolega saat berfoto bersama. (TIFAPOS/Ramah)

“Selain sosialiasi dan simulasi tapi juga upaya pemeriksaan sistem proteksi kebakaran sesuai Perda Nomor 6 Tahun 2019 tentang pencagahan dan penaggulangan bahaya kebakaran,” ujarnya.

Kirana menambahkan, terdapat 13 titik hidrand (sumber air) untuk membantu dalam pemadamam api bila terjadi kebalaran, dengan harapan ke depan ada MoU dengan PT AMJ Robongholo Nanwani terkait kesediaan air.

“Kami juga akan membentuk pos pemadam kebakaran di Jayapura Utara dan Muara Tami. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami agar besama-sama menanggulangai kebakaran. Ketika membangun pos tanah tidak bermasalah. Pos harus memudahkan kami untuk keluar masuk kendaraan,” jelasnya.

Asisten I Setda Kota Jayapura, Nicholas Evert Merauje mewakili Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait, berharap pencegahan dan penanggulangan kebakaran tidak saja merupakan tanggung jawab dari instansi teknis, tapi tanggung jawab dari semua pihak.

“Marilah kita jaga Kota Jayapura sebagai rumah besar yang aman, rumah tempat kita hidup dalam keamanan dan kenyamanan, rumah yang memberikan penghidupan bagi setiap yang hidup di dalamnya,” ujarnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *