Beranda / Ragam Berita / DPKD Kota Jayapura gelar bimtek pendampingan penerapan aplikasi Srikandi

DPKD Kota Jayapura gelar bimtek pendampingan penerapan aplikasi Srikandi

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Jayapura Septinus Ireeuw dan kolega foto bersama. (TIFAPOS/Ramah)

TIFAPOS.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah atau DPKD Kota Jayapura menggelar bimbingan teknis (bimtek) pendampingan penerapan aplikasi Srikandi (sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi).

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam mengoperasikan dan mengimplementasikan aplikasi Srikandi,” ujar Kepala DPKD Kota Jayapura Septinus Ireeuw di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (28/10/2024).

Dikatakannya, bimtek tersebut diikuti 62 peserta dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, terdiri dari Kasubag Umum dan Kepegawaian serta admin Srikandi.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari dari 28 sd 29 Oktober 2024 di kantor Wali Kota Jayapura, Papua, menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

ASN Pemkot Jayapura ikut bimtek pendampingan penerapan aplikasi Srikandi. (TIFAPOS/Ramah)

“Dengan aplikasi Srikandi, pengelolaan arsip menjadi lebih efisien serta dokumen dapat disimpan, diakses, diatur secara digital, dan mengurangi ketergantungan pada arsip fisik yang memakan ruang dan sulit dikelola,” ujarnya.

Ireeuw berharap setiap OPD menerapkan aplikasi Srikandi, karena memudahkan komunikasi dan koordinasi antar instansi pemerintah, kemudahan mengakses informasi kearsipan yang diperlukan oleh publik,” ujarnya.

“Ada tujuh OPD sebagai pilot projek atau percontohan untuk menerapan aplikasi Srikandi ini, sehingga meningkatkan kinerja dan lebih optimal mencapai target organisasi, dan lebih go green,” ujarnya.

Arsiparis Ahli Madya ANRI Dwi Nurmaningsih mengatakan berharap pengelolaan arsip dan implementasi aplikasi Srikandi dapat meningkatkan pelayanan ASN.

“Pemerintah Kota Jayapura telah melakukan pembenahan di berbagai sektor terutama dalam penataan pelayanan sistem informasi pemerintah yang berbasis teknologi informasi salah satunya melalui pelayanan aplikasi Srikandi ini,” ujarnya.

Asisten II Setda Kota Jayapura Widhi Hartanti mewakili Penjabat Wali Kota Jayapura Christian Sohilait mengatakan aplikasi Srikandi adalah pengelolaan arsip dinamis secara instansional berbasis digital pada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

ASN Pemkot Jayapura ikut bimtek pendampingan penerapan aplikasi Srikandi. (TIFAPOS/Ramah)

“Beberapa manfaat bagi OPD yang mampu mengimplementasikan aplikasi tersebut dengan baik dapat memudahkan komunikasi dan koordinasi antar instansi dan pemerintah,” ujarnya.

Aplikasi Srikandi, dilanjutkannya, merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh Pemerintah Pusat sebagai aplikasi umum di bidang kearsipan yang dapat mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

“Dengan aplikasi Srikandi diharapkan dapat mewujudkan reformasi birokrasi dalam tata kelola pemerintahan yang lebih baik, efektif efisien, dan mewujudkan pelayanan publik yang prima,” ujarnya.

“Kunci keberhasilan penerapan aplikasi Srikandi terletak pada peran serta dan kolaborasi yang kuat dari seluruh stakeholder di lingkungan OPD yang bersangkutan,” jelasnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *