Beranda / Ragam Berita / DPKD Kota Jayapura berikan bantuan hibah peralatan perpustakaan digital di Kampung Koya Koso

DPKD Kota Jayapura berikan bantuan hibah peralatan perpustakaan digital di Kampung Koya Koso

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Jayapura, Septinus Ireeuw, S.Sos menyerahkan peralatan perpustakaan elektronik secara simbolis kepada Sekretaris Kampung Koya Koso, Mariana S.M. Ronsumbre. A.Md. (TIFAPOS/La Ramah)

TIFAPOS.id Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD), memberikan bantuan hibah peralatan perpustakaan elektronik dan perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Bantuan hibah tersebut diberikan kepada Kampung Koya Koso, Distrik Abepura, yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala DPKD Kota Jayapura, Septinus Ireeuw, S.Sos dan diterima Sekretaris Kampung, Mariana S.M. Ronsumbre. A.Md, Senin (23/6/2025).

Kepala DPKD Kota Jayapura, Septinus Ireeuw, S.Sos, mengatakan untuk mendukung layanan perpustakaan digital dan peningkatan literasi masyarakat dan peserta didik.

Selain itu, bantuan berupa perangkat elektronik, koleksi buku cetak dan digital, serta perlengkapan pendukung untuk memperkuat layanan perpustakaan digital dan meningkatkan akses informasi.

Serta, untuk memudahkan peserta didik dan masyarakat mendapatkan bahan bacaan berkualitas dan mendukung pendidikan berkualitas.

“Bantuan perpustakaan digital ini berdampak positif signifikan terhadap literasi siswa dan masyarakat, karena mereka dapat mengakses bahan bacaan kapan saja dan di mana saja tanpa terbatas geografis,” ujar Ireeuw.

Dia juga mengatakan, ketersediaan berbagai format konten digital seperti e-book, audiobook, dan video membuat pengalaman membaca lebih menarik, sehingga meningkatkan minat baca terutama di kalangan pelajar dan generasi muda.

Dengan akses ke beragam sumber informasi digital, dapat memperluas pengetahuan di berbagai bidang, termasuk pendidikan, sosial, budaya, dan ekonomi.

Perpustakaan digital juga berperan sebagai media edukasi literasi digital, memberikan pelatihan dan ruang kolaborasi yang membantu menguasai keterampilan digital penting di era modern.

Layanan perpustakaan digital yang responsif dan koleksi lengkap mendukung proses belajar siswa dan mahasiswa, meningkatkan kualitas pembelajaran dan pencarian informasi yang relevan.

“Bantuan digital dari Dinas Perpustakaan memperkuat ekosistem literasi dengan menyediakan akses informasi yang mudah, meningkatkan minat baca, dan membekali mereka dengan kemampuan literasi digital yang esensial di era teknologi,” ujar Ireeuw.

Sekretaris Kampung Koya Koso, Mariana S.M. Ronsumbre. A.Md menandatangani serah terima barang hibah perpustakaan digital. (TIFAPOS/La Ramah)

Ireeuw mengharapkan bantuan hibah peralatan perpustakaan digital di kampung khususnya Kampung Koya Koso, dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan perpustakaan.

Mendorong minat baca serta mendukung pendidikan karakter dan peningkatan sumber daya manusia di kampung.

Bantuan ini juga diharapkan memfasilitasi akses bahan bacaan digital yang lebih luas dan modern sehingga perpustakaan dapat menjadi pusat literasi dan edukasi yang efektif bagi warga kampung.

Selain itu, pengelolaan dan pemeliharaan peralatan digital menjadi tanggung jawab bersama antara desa dan pengelola perpustakaan untuk memastikan keberlanjutan manfaatnya.

“Kami juga mendampingi mereka agar secara optimal mengelola perpustakaan digital di kampung, sehingga manfaatnya bisa dirasakan semua orang,” ujar Ireeuw.

Sekretaris Kampung Koya Koso, Mariana S.M. Ronsumbre. A.Md mewakili Kepala Kampung Koya Koso, Gideon Waskai, S.H, mengapresiasi penggunaan teknologi digital dalam pengelolaan perpustakaan.

Bantuan perpustakaan digital ini dianggap sebagai langkah maju yang sangat membantu meningkatkan akses informasi dan literasi masyarakat di kampung.

Adanya perpustakaan digital, warga kampung, khususnya anak-anak dan pelajar, dapat lebih mudah mengakses berbagai buku dan sumber belajar tanpa harus datang ke perpustakaan fisik sehingga dapat meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi.

“Bantuan ini mendukung program pendidikan berbasis teknologi yang sedang digalakkan di tingkat kampung maupun sekolah, yang sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini,” ujar Ronsumbre.

Ronsumbre mengharapkan bantuan perpustakaan digital ini dapat terus dikembangkan dan didukung oleh berbagai pihak, agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.

“Upaya kami agar perpustakaan digital ini optimal, yaitu mengajak peserta didik dan masyarakat untuk datang ke perpustakaan. Kami juga gencar menyosialisasikan perpustakaan digital ini,” ujar Ronsumbre.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Jayapura, Septinus Ireeuw, S.Sos menyaksikan proses perakitan meja dan rak untuk perpustakaan digital. (TIFAPOS/La Ramah)

Kabid Pengembangan Koleksi, Pengolahan, dan Otomasi DPKD Kota Jayapura, Sofia Tomasoa, S.E, mengatakan bantuan hibah peralatan perpustakaan elektronik dan perpustakaan berbasis inklusi sosial bersumber dari dana Otonomi Khusus 2025.

Dia menjelaskan, bantuan hibah peralatan perpustakaan elektronik yaitu acces point, desktop/home/consumer, e-Book, kabel roll, komputer PC, kabel UTP, konektor, modem, printer, proyektor, meja komputer, kursi plastik.

Sementara, bantuan hibah perpustakaan berbasis inklusi sosial, buku anak, atlas, buku eksiklopedia, buku ilmu pengetahuan umum, buku kamus bahasa, buku keagamaan.

Selain itu, buku keterampilan dan kerajinan, buku sejarah, kabel roll, karpet lantai, kipas angin berdiri/duduk, komputer PC, kursi chitos, meja komputer, rak buku, televisi, UPS 1100VA, tempat sampah.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *