TIFAPOS.id Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bidang SMA/SMK terus melakukan langkah nyata untuk memperbaiki mutu pendidikan.
Salah satunya melalui upaya melakukan kegiatan pelatihan proktor atau petugas pelaksana teknis ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) dan sosialisasi TKA (Tes Kemampuan Akademik) jenjang SMA/SMK selama dua hari dari tanggal 23 s.d 24 Juli 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Rabu (23/7/2025) diikuti proktor ANBK dan TKA SMA/SMK, dengan narasumber Ketua Tim Teknis Pelaksana ANBK Provinsi Papua.
Plh. Kabid Pembinaan SMA/SMK Disdikbud Kota Jayapura, Dikxon Fingkreu, S.IP., M.AP mewakili Plt. Kadisdikbud Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd mengatakan, pelatihan proktor ANBK dan sosialisasi TKA fokus pada peningkatan kemampuan teknis dan pemahaman prosedur pelaksanaan asesmen nasional demi kelancaran dan keberhasilan evaluasi mutu pendidikan secara digital sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan.
Fingkreu yang kesehariannya menjabat Kasie Sarana Prasarana Disdikbud Kota Jayapura mengatakan, pelatihan proktor ANBK untuk meningkatkan kapasitas proktor dan teknisi agar pelaksanaan ANBK berjalan lancar dan sukses.

Kegiatan ini meliputi penguasaan teknis aplikasi ANBK, instalasi perangkat lunak, sinkronisasi data, hingga pengelolaan sesi asesmen di satuan pendidikan.
Selain itu, proktor bertugas mengelola aspek teknis mulai dari pendataan peserta, instalasi aplikasi, pengaturan sesi, hingga pelaporan hasil pelaksanaan.
Sementara sosialisasi TKA diberikan untuk memperjelas mekanisme pelaksanaan TKA termasuk tata cara administrasi, pengelolaan data peserta, serta pentingnya dokumen arsip digital dan sistem verifikasi sertifikat hasil TKA.
Sosialisasi ini membantu satuan pendidikan mempersiapkan TKA sesuai pedoman yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta memaksimalkan evaluasi dan monitoring pelaksanaan TKA di tingkat daerah.
Dia juga mengatakan, peran proktor sangat sentral dalam memastikan suksesnya pelaksanaan ANBK dan TKA.
“Mereka harus memahami tugas utama seperti mengunduh dan menginstal aplikasi, sinkronisasi data, mengatur sesi ujian, serta membuat dan menyerahkan berita acara pelaksanaan,” ujar Fingkreu.

Selain itu, sosialisasi menekankan bahwa ANBK bukan pengganti Ujian Nasional, melainkan alat pemetaan mutu pembelajaran dan persiapan profil pelajar Pancasila.
Pelatihan dan sosialisasi ini dilakukan secara intensif dengan model kombinasi pelatihan teknis langsung (luring) dan simulasi praktik, melibatkan proktor dan teknisi untuk mempersiapkan secara menyeluruh pelaksanaan ANBK dan TKA di tahun ajaran berjalan.
Dia juga mengatakan, langkah ini dilakukan sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 17 Tahun 2021 tentang Assesmen Nasional.
Program Assement yang dilakukan oleh pemerintah merupakan sebuah program untuk pemetaan mutu system pendidikan pada tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah dengan menggunakan beberapa instrument seperti AKM, Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meminimalisir kendala teknis dan administrasi, sehingga pelaksanaan ANBK dan TKA di masa mendatang dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat untuk peningkatan mutu pendidikan,” ujar Fingkreu.

Selain itu, pentingnya pelaksanaan kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas capaian pendidikan di Kota Jayapura.
“Kami di Kota Jayapura ini hanya menjadi jembatan, eksekutor sesungguhnya adalah Bapak/lbu di satuan pendidikan. Karena itu, kami harap semua dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab agar capaian Kota Jayapura menjadi 100%,” ujar Fingkreu.
Fingkreu berharap, akhir dari program tersebut akan menjadi alat refleksi atau evaluasi bagi manajemen sekolah untuk menyusun dan melaksanakan program program sekolah yang mendorong terciptanya kualitas pembelajaran dan iklim belajar yang positif.
“Saya berharap agar pelatihan proktor ANBK dan sosialisasi TKA ini dapat disambut dan diikuti dengan antusias oleh seluruh satuan pendidikan dan berjalan dengan lancar,” ujar Fingkreu.
(lrh)






