Beranda / Ragam Berita / Disdikbud Kota Jayapura harapkan karakter siswa SMP semakin terbentuk setelah lulus

Disdikbud Kota Jayapura harapkan karakter siswa SMP semakin terbentuk setelah lulus

Pengembalian peserta didik kepada orang tua setelah tiga tahun menempuh pendidikan di SMPN 2 Jayapura. (TIFAPOS/La Ramah)

TIFAPOS.id Karakter siswa SMP semakin terbentuk setelah lulus melalui penguatan pendidikan karakter yang menjadi kebijakan inti sekolah.

Hal itu disampaikan Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd pada purnawidya dan perpisahan siswa kelas IX SMP Negeri 2 Jayapura Tahun Pelajaran 2024/2025 di SMPN 2 Jayapura, Senin (2/6/2025).

Dia juga mengatakan, program penguatan karakter siswa tidak hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga melibatkan orang tua dan masyarakat agar siswa memiliki karakter baik sebagai bekal hidup dan mampu bertahan di masa depan yang kompetitif.

Pendidikan karakter, lanjut Rocky, dibangun lewat pembiasaan kebiasaan baik sehari-hari yang sederhana, sehingga kepribadian siswa menjadi kuat, peduli, dan bertanggung jawab.

Sekolah juga diharapkan menjadi lingkungan pembentukan karakter yang lengkap, mengajarkan nilai-nilai luhur, keterampilan, dan toleransi sehingga lulusan tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga berakhlak baik dan mandiri.

“Sinergi antara guru, orang tua, dan ekosistem sekolah sangat penting untuk mewujudkan hal ini (penguatan karakter),” ujar Rocky.

Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd didampingi Kepala SMPN 2 Jayapura, Dorthea Carolien Enok, S.Pd menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi. (TIFAPOS/La Ramah)

Dia juga mengatakan, karakter peserta didik telah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

UU ini, lanjut Rocky, menegaskan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tujuan pendidikan nasional menurut UU ini adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

“Pendidikan karakter di Indonesia didasarkan pada nilai-nilai etis seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, dan cinta tanah air,” ujar Rocky.

Nilai-nilai ini, lanjut Rocky, diintegrasikan dalam proses pembelajaran dan pembiasaan di sekolah, serta didukung oleh kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler.

Implementasi pendidikan karakter juga diatur dalam Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, yang menekankan pembentukan karakter melalui kurikulum, pembiasaan, dan kemitraan dengan masyarakat.

“Amanat undang-undang menuntut pendidikan tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa dan agama, sehingga menghasilkan generasi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab,” ujar Rocky.

Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd didampingi Kepala SMPN 2 Jayapura, Dorthea Carolien Enok, S.Pd foto bersama guru sekaligus panitia penamatan siswa kelas IX SMPN 2 Jayapura. (TIFAPOS/La Ramah)

Kesempatan tersebut, Rocky mengapresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik yang telah lulus sebanyak 4.444 siswa dari 43 SMP/MTs.

Keberhasilan ini, lanjut Rocky, bukan hanya merupakan pencapaian pribadi, tetapi juga merupakan hasil kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah dalam menuntut ilmu.

“Keberhasilan kalian adalah cermin dari dedikasi para guru, dukungan orang tua, serta sistem pendidikan yang terus berupaya memberikan yang terbaik,” ujar Rocky.

Dia juga mengatakan, pencapaian yang sudah diraih peserta didik khususnya kelas IX SMPN 2 Jayapura menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Teruslah belajar dan berkembang, karena dunia ini penuh dengan tantangan dan peluang yang menunggu untuk kalian raih. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, dan peduli terhadap sesama serta menjauhi kenakalan remaja seperti mabuk-mabukan dan narkoba,” ujar Rocky.

Dia juga mengapresiasi kepada seluruh guru dan orang tua yang telah bekerja keras, berdedikasi, dan penuh pengabdian dalam mendidik dan membimbing para siswa hingga mencapai titik keberhasilan ini.

“Bapak dan Ibu guru dan orang tua adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang setiap hari menanamkan ilmu, nilai-nilai karakter, dan semangat belajar kepada anak-anak kita,” ujar Rocky.

Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd didampingi Kepala SMPN 2 Jayapura, Dorthea Carolien Enok, S.Pd foto bersama orang tua dan siswa berprestasi. (TIFAPOS/La Ramah)

Kepala SMPN 2 Jayapura, Dorthea Carolien Enok, S.Pd, mengatakan sebanyak 388 siswanya dinyatakan lulus pada Tahun Pelajaran 2024/2025.

Dia juga menyampaikan tema tahun ini adalah “Jangan takut akan masa depan, karena kamu memiliki kekuatan untuk menciptakannya”.

Tema ini, lanjutnya, mengandung pesan yang sangat positif dan memotivasi, seperti mengajak siswa untuk tidak merasa cemas atau takut menghadapi masa depan yang belum pasti, meski ketakutan sering kali muncul karena ketidakpastian dan kekhawatiran akan hal-hal yang belum terjadi.

Pesan itu, juga menegaskan bahwa setiap individu memiliki kekuatan dan kemampuan untuk menentukan arah hidupnya sendiri. Masa depan bukan sesuatu yang hanya terjadi begitu saja, melainkan sesuatu yang bisa dibentuk melalui tindakan dan keputusan saat ini.

Mendorong siswa untuk tidak pasif menunggu masa depan datang, tetapi aktif mengambil langkah-langkah yang positif dan konstruktif untuk mewujudkan impian dan tujuan.

Dengan memahami bahwa memiliki kendali atas masa depan, siswa akan merasa lebih percaya diri dan optimis dalam menghadapi tantangan hidup.

“Tema ini, mengajarkan kita untuk berani menghadapi ketidakpastian dengan penuh percaya diri, serta memotivasi kita agar selalu berusaha dan berperan aktif dalam membangun masa depan yang diinginkan. Ini adalah pesan yang sangat inspiratif untuk menjadi pribadi yang mandiri, berani, dan penuh harapan,” ujar Enok.

Kesempatan tersebut, Carolien Enok mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang tua/wali siswa atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan kepada sekolah.

Peran serta orang tua, lanjutnya, sangat penting dalam mendukung proses belajar mengajar serta perkembangan karakter anak-anak.

“Kerjasama yang harmonis antara sekolah dan orang tua merupakan kunci keberhasilan pendidikan. Kami sangat menghargai partisipasi aktif Bapak dan Ibu dalam berbagai kegiatan sekolah, baik melalui komunikasi yang terbuka maupun keterlibatan langsung dalam acara-acara sekolah,” ujar Carolien Enok.

“Semoga sinergi yang telah terjalin ini dapat terus ditingkatkan demi tercapainya tujuan pendidikan yang kita cita-citakan bersama, yaitu mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” sambungnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *