Beranda / Ragam Berita / Disdikbud Kota Jayapura harap PMR terimplementasikan di sekolah

Disdikbud Kota Jayapura harap PMR terimplementasikan di sekolah

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid bersama kolega. (TIFAPOS/Ramah)

TIFAPOS.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan Pelang Merah Remaja (PMR) adalah kegiatan ekstrakurikuler penting bagi peserta didik.

Ia meminta agar PMR bisa terimplementasikan di sekolah khususnya kepada semua peserta didik, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan agar berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Kegiatan PMR merupakan bagian dari Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) karena berperan dalam pengembangan potensi diri dan pengembangan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Abdul Majid di Jayapura, Sabtu (31/8/2024).

Ekstrakurikuler PMR (Palang Merah Remaja) adalah kegiatan ekstrakurikuler di sekolah yang berfokus pada kegiatan sosial dan kemanusiaan.

PMR merupakan organisasi yang berafiliasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai macam bencana dan situasi darurat.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura mengajak semua sekolah di semua jenjang agar berperan aktif dalam organisasi sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.

Di ekstrakurikuler PMR, siswa diajarkan cara memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan, memberikan bantuan logistik, dan pemulihan pada korban bencana serta mampu menghadapi berbagai situasi darurat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid bersama kolega. (TIFAPOS/Ramah)

Selain itu, siswa juga belajar tentang prinsip dasar Palang Merah, seperti kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemestaan, dan netralitas, belajar bekerja sama dalam tim, meningkatkan rasa empati.

“Kegiatan ektrakurikuler PMR di sekolah juga membantu siswa untuk dapat meningkatkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan keterampilan berkomunikasi, dan mengembangkan kemampuan kreatif,” ujarnya.

Abdul Majid menambahkan, kegiatan ekstrakurikuler PMR membantu dalam penguatan karakter dan nilai, pengalaman praktis, dan diversifikasi pembelajaran.

“PMR memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkembang secara holistik, memperdalam pemahaman tentang budaya dan nilai-nilai, dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk sukses dalam kehidupan,” ujarnya.

“Melalui sinergi antara kurikulum inti dan kegiatan ekstrakurikuler maka dapat membentuk generasi Kota Jayapura yang lebih unggul dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan,” sambungnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *