Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, M.M. (TIFAPOS/La Ramah)
Ringkasan Berita
• Integrasi layanan semua kelompok usia di satu tempat.
• Peningkatan layanan primer di Puskesmas Tanjung Ria, cegah stunting, wujudkan Jayapura Sehat.
• Maksimalkan peran kader dalam layanan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer).
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jayapura melalui Puskesmas Tanjung Ria sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) menggelar refreshing bagi kader posyandu di Pantai Base-G, Distrik Jayapura Utara, Jumat, 30 Januari 2026.
Kegiatan ini dihadiri puluhan kader posyandu di wilayah Puskesmas Tanjung Ria, yang bertugas melayani masyarakat, untuk memaksimalkan peran mereka dalam memberikan layanan kesehatan terintegrasi Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, M.M mengatakan, Posyandu ILP adalah transformasi layanan kesehatan yang tidak lagi terbatas pada ibu hamil dan balita.
Namun, melayani seluruh siklus kehidupan mulai dari bayi, remaja, dewasa, hingga lansia (lanjut usia.
Juliana juga mengatakan, layanan posyandu ILP mencakup skrining penyakit tidak menular seperti pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, dan pengukuran lingkar perut.
Selain itu, konseling kesehatan, penyuluhan, serta pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita, remaja, dan lansia juga diberikan serta edukasi pencegahan stunting, kampanye GERMAS, dan konsultasi kesehatan terpadu.
“Posyandu ILP salah satu program unggulan kami yang mengintegrasikan layanan untuk ibu hamil, bayi, balita, hingga lansia dalam satu tempat sekaligus. Ini bukan hanya posyandu biasa, tapi pusat layanan komprehensif yang mengakomodir semua kelompok usia,” ujar Juliana.
Oleh karena itu, Juliana mengajak masyarakat Kota Jayapura untuk memanfaatkan layanan ini karena kemudahannya.
“Ibu hamil bisa kontrol kehamilan, vaksinasi balita dilakukan bersamaan, dan lansia mendapatkan skrining kesehatan dini. Semua dalam satu waktu, hemat biaya dan tenaga, ujar Juliana.
Dinkes Kota Jayapura, lanjut Juliana, terus melatih kader posyandu agar mampu memberikan layanan maksimal.
“Kader adalah garda terdepan kami. Mereka harus berkoordinasi erat dengan puskesmas untuk memastikan data akurat dan program berjalan lancar,” ujar Juliana.
Menurut Juliana, Refreshing kali ini difokuskan pada peningkatan kompetensi kader. Mereka diajari teknik penyuluhan baru, pengukuran antropometri anak, dan penanganan kasus lansia seperti hipertensi.
Termasuk, membahas koordinasi dengan program lain seperti stunting dan pencegahan penyakit lainnya.
“Mari kita jaga kesehatan Jayapura mulai dari posyandu. Kader adalah pahlawan tanpa tanda jasa,” ujar Juliana.
Juliana berharap, refreshing bagi kader posyandu, jadi momentum peningkatan layanan kesehatan primer di wilayah Puskesmas Tanjung Ria.
Selain itu, masyarakat diimbau aktif manfaatkan layanan posyandu ILP ini, salah satunya untuk cegah stunting guna mewujudkan Jayapura Sehat.
Kepala Kelurahan Tanjung Ria, Edmondus Fofid, S.E mengapresiasi kader posyandu di yang sangat berdedikasi. Mereka bukan hanya petugas kesehatan, tapi juga pendamping masyarakat.
“Kegiatan refreshing seperti ini menyegarkan semangat mereka setelah setahun penuh dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Fofid.
Ia juga menyoroti manfaat bagi warga Tanjung Ria yang mayoritas bermata pencaharian nelayan dan pedagang kecil.
“Banyak lansia di sini yang kesulitan ke puskesmas. Posyandu ILP memudahkan mereka. Saya harap kader semakin maksimal berkoordinasi dengan puskesmas, sehingga cakupan layanan bisa 100 persen,” tambahnya.
(ldr)









