Ketua Baznas Provinsi Papua, Ir. H. Merza Edy Nadzari menyampaikan sambutan dalam syukuran dan peresmian kantor baru. (TIFAPOS.id/La Ramah)
TIFAPOS.id – Badan amil zakat nasional atau Baznas menyalurkan bantuan kepada masyarakat tanpa memandang agama.
Ketua Baznas Provinsi Papua, Ir. H. Merza Edy Nadzari, mengatakan bantuan menggunakan dana zakat, infak, sedekah (ZIS) kepada yang berhak mendapatkan.
Ia juga mengatakan, Baznas menentukan penerima bantuan melalui pendataan para penerima bantuan produktif.
Dengan persyaratan yang sudah ditetapkan, seperti fotokopi KTP, fotokopi KK, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), Surat Keterangan Usaha (SKU) dan foto tempat usaha.
Baznas akan melakukan survei atau verifikasi rumah dan lokasi usaha untuk menentukan mustahiq yang berhak menerima bantuan, disesuaikan dengan kebutuhan yang diajukan oleh penerima.
Kriteria dan sosialisasi Baznas menetapkan kriteria untuk memastikan pemilihan lokasi dipertimbangkan dengan baik, untuk mencapai tujuan pemberdayaan masyarakat.
Serta, lokasi penggalangan dana yang berhasil dapat dipilih berdasarkan keberhasilan Basnas dalam mengumpulkan dan mendistribusikan zakat di daerah tersebut
“Baznas menyesuaikan programnya dengan kondisi dan situasi spesifik di kabupaten atau kota yang dipilih,” ujar Merza usai syukuran dan peresmian kantor baru di Jalan Argapura, Kota Jayapura, Papua, Rabu (12/2/2025).
Ia juga mengatakan, Baznas melakukan penelitian lapangan untuk mengumpulkan informasi mendalam terkait dengan implikasi manajemen administratif, output, dan input.
Kesempatan tersebut, Merza menyampaikan keberhasilan program, diantaranya bidang ekonomi atau Microfinance. Melalui program ini, 435 UMKM dan 78 unit Zmart atau zakat mart menjadi binaan Baznas.
Bidang pendidikan, sebanyak 60 mahasiswa menerima beasiswa dari semester pertama hingga lulus, 28 santri, dan 700 siswa penerima beasiswa prestasi setiap tahun.
Bidang kemanusiaan, sebanyak 161 unit rumah layak huni dibangun Baznas Provinsi Papua dan 30 unit jamban sehat (menyasar orang asli Papua).
Bidang kesehatan sebanyak 9.341 pasien di 2024 telah terlayani melalui rumah sehat Baznas, dan penanggulangan stunting di lima kabupaten/kota.






