Beranda / Ragam Berita / BPKAD serahkan kendaraan dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura

BPKAD serahkan kendaraan dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura

Penandatanganan serah terima kendaraan dinas perorangan. (TIFAPOS.id/La Ramah)

TIFAPOS.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, Papua, menyerahkan kendaraan dinas perorangan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura.

Kegiatan berlangsung di Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (17/3/2025), yang disaksikan Penjabat Sekda, pimpinan OPD, dan pihak penyedia PT. Papua Intim Motor.

Penyerahan ini meliputi dua unit kendaraan roda empat (kendaraan listrik) dari DPA BPKAD Kota Jayapura Tahun Anggaran 2025.

Kendaraan ini berupa mobil sedan dan ditujukan untuk mendukung aktivitas sehari-hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura periode 2025-2030.

Kepala BPKAD Kota Jayapura, Desi Yanti Wanggai, S.E., M.Si.

“Kendaraan yang diserahkan adalah kendaraan dinas perorangan. Mobil listrik karena hemat anggaran bahan bakar,” ujar Kepala BPKAD Kota Jayapura, Desi Yanti Wanggai, S.E., M.Si.

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H, mengatakan kendaraan ini milik Pemerintah Daerah Kota Jayapura.

“Kami gunakan untuk kepentingan masyarakat seperti kegiatan pemerintahan untuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rollo.

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M, mengatakan mobil listrik tersebut efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

Ia juga mengatakan, kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya pemerintah kota untuk mengurangi polusi dan mendukung transportasi ramah lingkungan.

Selain itu, sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong penggunaan kendaraan nol emisi untuk meningkatkan kualitas udara dan mengurangi dampak perubahan iklim.

“Saya berharap dapat memacu kami untuk bekerja lebih mendekatkan kami pada masyarakat,” ujar Rustan.

Direktur PT. Papua Intim Motor, Andre Maswi, berharap kendaraan dinas ini dapat mendukung tugas operasional Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura dalam melayani masyarakat.

“Efisiensi bahan bakar dari Rp2 juta menggunakan BBM, menjadi Rp400 ribu menggunakan listrik. Sekali cas penuh untuk jarak tempuh 480 km,” ujar Andre.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *