Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M menyerahkan batuan beasiswa pendidikan secara simbolis. (TIFAPOS/La Ramah)
Ringkasan Berita
• Bagian dari program “Papua Cerdas” untuk cegah putus sekolah akibat keterbatasan biaya.
• Dukung pendidikan sebagai pilar pengentasan kemiskinan.
• Komitmen bantu anak Papua akses pendidikan berkualitas tanpa hambatan finansial.
BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua menyerahkan bantuan beasiswa pendidikan Tahap I 2026 kepada 370 murid di Kota Jayapura.
Penyerahan bantuan beasiswa pendidikan yang berlangsung di Asrama Haji Kotaraja, Kamis, 12 Februari 2026, diberikan kepada murid dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA.
Ketua BAZNAS Provinsi Papua, Ir. H. Merza Edy Nadzari, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata dari program Papua Cerdas, yang bertujuan mencegah putus sekolah akibat keterbatasan biaya.
Sekaligus melanjutkan komitmen BAZNAS Provinsi Papua dalam mendukung pendidikan sebagai pilar utama pengentasan kemiskinan.
“Kami berkomitmen membantu masyarakat Papua agar anak-anak tidak terpaksa putus sekolah karena masalah finansial, sehingga generasi muda Papua dapat mengakses pendidikan berkualitas,” ujar Merza di hadapan peserta yang terdiri dari murid penerima beasiswa, perwakilan sekolah, serta pejabat pemerintah daerah.
Merza menjelaskan bantuan ini tidak hanya diperuntukkan bagi murid muslim, tetapi juga murid non-muslim yang memenuhi persyaratan. Kriteria utama adalah murid dari keluarga tidak mampu namun memiliki prestasi akademik yang baik.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk memantau penggunaan dana ini,” ujar Merza.
Selain itu, bantuan beasiswa diberikan langsung kepada sekolah atas nama murid penerima, dengan nilai yang mencukupi untuk satu semester.
Dana tersebut dikelola oleh pihak sekolah untuk keperluan seperti biaya sekolah, buku, seragam, atau kebutuhan pendidikan lainnya, dengan harapan agar stakeholder terkait, termasuk kepala sekolah dan guru pendamping, turut menyukseskan program ini.
“Kolaborasi ini sangat penting agar program BAZNAS di bidang pendidikan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujar Merza.
Selain itu, Merza mengajak masyarakat Papua untuk aktif membayar zakat, infak, dan sedekah.
“Zakat adalah instrumen ampuh untuk membangun kesejahteraan. Dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membayar zakat, kita dapat mencapai kemakmuran yang lebih merata di Papua. BAZNAS siap menjadi wadah untuk mengelola dana tersebut demi kepentingan umat,” ujar Merza.
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M mengatakan inisiatif BAZNAS merupakan langkah positif dalam mendukung pendidikan di daerah.
“Ini adalah momen yang baik untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia Papua. Kami mengapresiasi BAZNAS yang terus peduli terhadap pendidikan, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” ujar Rustan.
Rustan menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap program bantuan ini, agar tepat sasaran, dan mendorong BAZNAS untuk memonitoring dan evaluasi secara rutin.
“Pemerintah Kota Jayapura siap berkolaborasi dalam hal ini, termasuk melalui Dinas Pendidikan, untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi penerima,” ujar Rustan.
(lrm)







