Beranda / Ragam Berita / BAZNAS Kota Jayapura luncurkan program “Peduli Desember”

BAZNAS Kota Jayapura luncurkan program “Peduli Desember”

Penyerahan bantuan sembako dalam program “Peduli Desember” kepada penerima bantuan yang beragama Kristen. (TIFAPOS/Istimewa)

 

Ringkasan Berita

• Meningkatkan kesadaran berzakat dan beramal.

• Solidaritas sosial, kesadaran berzakat, toleransi.

• Meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu, terutama anak yatim.

 

BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jayapura meluncurkan program “Peduli Desember” di aula kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura dalam rangka menyongsong Hari Amal Bakti ke-80, Jumat, 19 Desember 2025.

Program sinergi BAZNAS dan Kemenag ini menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan dalam membantu masyarakat kurang mampu, khususnya bagi yang merayakan Natal.

Program tersebut menyasar 100 warga asli Papua, dengan 70 di antaranya untuk anak yatim dhuafa (Kristin) dan 30 untuk OAP Muslim.

Bantuan yang diberikan berupa bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Distribusi dilakukan secara langsung oleh tim BAZNAS dan Kemenag.

Kepala Kemenag Kota Jayapura, Hj. Ani Matdoan, S.Ag., M.M mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Kota Jayapura sebagai barometer kerukunan umat beragama di Indonesia.

“Kota Jayapura memiliki potensi besar untuk menjadi contoh harmoni antaragama. Melalui program seperti ini, kita bisa memperkuat solidaritas sosial dan memastikan bahwa bantuan zakat dan kemanusiaan sampai ke tangan yang tepat,” ujar Ani dalam rilisnya di Jayapura, Sabtu, 20 Desember 2025.

Ia berharap program ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran berzakat dan beramal di tengah masyarakat.

Sehingga, Kota Jayapura bisa menjadi teladan bagi daerah lain dalam membangun toleransi dan kepedulian antarumat beragama.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat dalam membangun Kota Jayapura yang lebih inklusif.

Selain itu, mengingatkan anak yatim sebagai penerima bantuan utama perlu mendapat perhatian khusus, karena mereka adalah generasi penerus bangsa.

“Kerukunan umat beragama bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata seperti ini. Mari kita jadikan Jayapura sebagai kota yang damai dan peduli,” ujar Ani.

Program Peduli Desember ini merupakan inisiatif pemerintah pusat yang telah berjalan selama 10 tahun di Kota Jayapura.

Namun, tahun ini merupakan kali pertama BAZNAS Kota Jayapura secara mandiri melaksanakannya.

Ketua BAZNAS Kota Jayapura, Drs. Alwi Tianlean, M.M menjelaskan program ini untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu, terutama anak yatim dan pihak yang membutuhkan, selama bulan Desember.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial BAZNAS untuk mendistribusikan zakat secara tepat sasaran. Dengan dukungan dari Kemenag, kami berharap program ini bisa berkelanjutan dan bermanfaat bagi lebih banyak orang,” ujar Alwi.

Alwi menambahkan program ini didasarkan pada data akurat dari BAZNAS pusat, yang memastikan transparansi dan akuntabilitas.

“Selama 10 tahun, program serupa telah membantu ribuan keluarga di Jayapura. Tahun ini, dengan kemandirian BAZNAS Kota, kami optimis bisa menjangkau lebih luas,” ujar Alwi.

Ia berharap masyarakat bisa lebih aktif berpartisipasi dalam pengumpulan zakat, sehingga program ini bisa diperluas ke wilayah lain di Papua.

“Program Peduli Desember ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional,” ujar Alwi.

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *