Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H memantau pelaksanaan pasar murah yang diselenggarakan Bank Papua. (TIFAPOS/La Ramah)
Ringkasan Berita
• Pasar murah digelar PT Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua) di halaman GOR Waringin, Kotaraja, Kota Jayapura, 16-17 Maret 2026.
• Dukung kesejahteraan masyarakat menjelang Idulfitri 1447 H, libatkan instansi pemerintah dan UMKM binaan Bank Papua untuk ketersediaan pangan terjangkau.
• Selaraskan program pemerintah jaga stabilitas pangan/ekonomi, siap kolaborasi dengan pemerintah daerah/pusat.
PT Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua) menggelar pasar murah di halaman GOR Waringin, Kotaraja, Kota Jayapura, dari 16 s.d 17 Maret 2026.
Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi pemerintah dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Bank Papua, sebagai wujud komitmen mendukung kesejahteraan masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Direktur Utama Bank Papua, Yuliana D. Yembise, S.H., M.H mengatakan, pasar murah ini menjadi salah satu upaya nyata bank dalam memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau.
“Kami berkomitmen penuh untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Papua. Pasar murah seperti ini membantu warga memenuhi kebutuhan pokok dengan harga bersubsidi, sehingga beban ekonomi bisa lebih ringan saat menyambut Lebaran,” ujar Yembise di sela-sela pembukaan, Senin, 16 Maret 2026.
Dalam kegiatan ini, Bank Papua menyediakan sebanyak 1.000 paket sembako yang terdiri dari beras, gula pasir, tepung terigu, dan minyak goreng.
Selain itu, ada juga 800 paket telur ayam segar yang siap dibeli warga. Harga paket sembako dijual jauh di bawah pasar, mulai dari Rp50.000 hingga Rp100.000 per paket, tergantung isi.
“Kami pastikan semua barang berkualitas dan berasal dari UMKM lokal binaan kami, sehingga sekaligus menggerakkan roda ekonomi daerah,” ujar Yembise.
Untuk mengikuti pasar murah, warga diwajibkan melakukan registrasi dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau bukti kepemilikan kartu Bank Papua.
Proses ini bertujuan memastikan distribusi merata dan tepat sasaran kepada masyarakat Jayapura, khususnya keluarga prasejahtera.
Ribuan warga sudah berbondong-bondong datang sejak pagi, membentuk antrean panjang di sekitar GOR Waringin.
Suasana ramai dengan pedagang UMKM yang menjajakan aneka produk seperti ikan asap, pakaian, aneka kue hingga aksesoris kerajinan tangan.
Kesempatan tersebut juga dilakukan pembukaan buku rekening bagi warga yang belum memiliki buku tabungan Bank Papua.
Yembise berharap kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan ekonomi masyarakat.
“Kami siap berkolaborasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah dan pusat untuk program serupa di masa depan,” ujar Yembise.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H mengapresiasi inisiatif Bank Papua, yang sudah menggelar pasar murah.
Menurut wali kota, pasar murah ini sangat membantu upaya pemerintah pusat dalam menyediakan pangan murah bagi masyarakat.
“Di tengah fluktuasi harga komoditas, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli warga,” ujar Wali Kota Rollo.
Wali Kota Rollo mengajak bank-bank lain di Kota Jayapura untuk ikut berkontribusi dengan menggelar pasar murah serupa.
“Saya harap tidak hanya Bank Papua, tapi seluruh perbankan daerah bisa bergotong royong. Ini akan memperkuat ketahanan pangan kita, terutama menjelang hari raya. Mari bersama-sama wujudkan Jayapura yang sejahtera,” ujar Wali Kota Rollo.
Wali Kota Rollo menambahkan, kegiatan pasar murah ini tidak hanya soal distribusi sembako, tapi juga menjadi ajang pameran produk UMKM binaan Bank Papua.
Seorang warga, Siti (45), mengaku senang karena bisa berbelanja hemat dalam menyongsong Idulfitri penuh berkah.
“Saya dapat paket sembako lengkap plus telur untuk sahur anak-anak. Terima kasih Bank Papua, ini bantuan nyata,” ujar Siti.
(ldr)









