Perayaan Natal SMP Negeri 1 Jayapura penuh sukacita dan kebersamaan siswa, guru, kepala sekolah serta tamu undangan dalam merayakan kasih Allah yang menyatukan keluarga besar sekolah. (TIFAPOS/La Ramah)
Ringkasan Berita
• Menekankan nilai-nilai Natal sebagai pengingat kehadiran Allah.
• Dorongan untuk membangun harmoni, kasih sayang, dan solidaritas di sekolah.
• Edukasi tentang toleransi, empati, dan penghormatan keberagaman agama.
SEKOLAH Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, menggelar perayaan Natal dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.
Subtema “Melalui kehadiran Allah dalam keluarga besar SMP Negeri 1 Jayapura, kita didorong untuk saling mengasihi dan memahami satu sama lain”.
Acara ini berlangsung di aula sekolah Selasa, 9 Desember 2025, dihadiri civitas akademika SMPN 1 Jayapura serta tamu undangan, diantaranya perwakilan alumni dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura.
Selain itu, menghadirkan Pendeta Nobel sebagai pelayanan firman, sehingga menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat di tengah musim liburan akhir tahun.
Plt. Kepala SMP Negeri 1 Jayapura, Danton Hutapea, S.Pd, menekankan pentingnya nilai-nilai Natal dalam membangun harmoni di lingkungan sekolah.
“Natal bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang pengingat bahwa Allah hadir di tengah-tengah kita, terutama dalam keluarga besar SMP Negeri 1 Jayapura,” ujar Danton.
Ia menjelaskan, subtema Natal tahun ini mendorong siswa dan guru untuk saling mengasihi, memahami perbedaan, dan membangun solidaritas.
“Dalam kehadiran Allah, kita belajar untuk saling mendukung, menghargai, dan menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang, sehingga sekolah ini menjadi rumah kedua bagi semua,” tambahnya.
Danton berharap agar semangat Natal terus terbawa hingga ke rumah masing-masing sebagai fondasi untuk membangun keluarga yang kuat, baik di sekolah maupun di masyarakat.
Selain itu, tidak hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga edukasi bagi siswa tentang toleransi dan empati wujud dari komitmen dalam menghormati keberagaman agama di kalangan siswa.
“Partisipasi aktif dari siswa dan guru, perayaan ini diharapkan menjadi tradisi tahunan yang mempererat ikatan antarwarga sekolah. Mulai tahun ini tidak ada lagi bullying, stop bullying,” ujar Danton.
Acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan menarik yang melibatkan siswa. Para siswa dari kelas VII hingga IX tampil dalam pertunjukan paduan suara.
Mereka menyanyikan lagu-lagu Natal klasik seperti Joy to the World dan Silent Night serta lagu pujian dari guru-guru Spensa (SMPN 1 Jayapura), juga menggema di aula sekolah.
Tidak ketinggalan, ada juga drama pendek yang menceritakan kisah kelahiran Yesus, disusul dengan sesi berbagi pengalaman dan berbagi cerita tentang pentingnya keluarga dan persaudaraan.
Salah satu siswa peserta, Carolina, siswi kelas VIII, mengungkapkan kegembiraan, yang membuatnya merasa lebih dekat dengan teman-teman dan guru.
“Tema tentang Allah yang menyelamatkan keluarga benar-benar menyentuh hati, karena di sekolah ini, kita semua seperti satu keluarga besar,” ujar Carolina.
Sementara itu, ketua panitia Natal SMPN 1 Jayapura, Alfius Mawo Paisei, S.Or., M.Pd, menambahkan perayaan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat nilai-nilai moral.
“Melalui kegiatan ini, siswa belajar kasih Allah mendorong kita untuk saling memahami, bahkan di tengah perbedaan pendapat atau latar belakang,” ujar Alfius.
(ldr)








