Owner SAGA Group, Gary Marcelino Pirono didampingi Manager SAGA Group, Haris Manuputty menyerahkan bantuan sukarela dari karyawan SAGA Group kepada perwakilan Panti Asuhan Generasi Pembawa Terang Kehidupan, Maria. (TIFAPOS/Istimewa)
Ringkasan Berita
• Karyawan SAGA Group secara sukarela memberikan bantuan uang tunai.
• Bantuan kali ini penting karena Panti Asuhan Generasi Pembawa Terang Kehidupan mengalami kebakaran.
• SAGA Group aktif dalam berbagai program sosial, pendidikan, dan kesehatan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.
KARYAWAN SAGA Group menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dengan secara sukarela memberikan bantuan uang tunai kepada Panti Asuhan Generasi Pembawa Terang Kehidupan yang berlokasi di Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.
Aksi nyata ini menjadi wujud komitmen karyawan perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan di sekitar lingkungan mereka.
Panti Asuhan Generasi Pembawa Terang Kehidupan merupakan salah satu lembaga sosial di Kota Jayapura yang berdedikasi mendampingi dan membina anak-anak kurang mampu agar bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak dan masa depan yang cerah.
Bantuan yang diterima dari karyawan SAGA Group ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makanan, pendidikan, kesehatan, dan aktivitas pengembangan diri bagi anak-anak penghuni panti asuhan.
Hal ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tumbuh di kalangan karyawan perusahaan tersebut. Penggalangan dana dilakukan secara internal selama beberapa waktu, dengan partisipasi aktif dari berbagai departemen.
Owner SAGA Group, Gary Marcelino Pirono didampingi Manager SAGA Group, Haris Manuputty, mengatakan pemberian bantuan ini merupakan bentuk inisiatif pribadi karyawan yang secara sukarela menggalang dana tanpa ada paksaan dari pihak perusahaan.
“Aksi sosial sukarela karyawan SAGA Peduli. Tiap Quartal kita adakan serentak satu Jayapura kita bantu, tapi kali ini karena urgent ada panti asuhan yang kebakaran. Bantuan uang cash sebesar Rp 11,3 juta,” ujar Gary dalam rilisnya di Jayapura, Kamis, 16 Oktober 2025.
Kegiatan sosial seperti ini juga turut memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitarnya.
Sehingga melalui program bantuan sukarela dari karyawan, perusahaan dapat menunjukkan kepedulian yang konkret atas kesejahteraan komunitas lokal, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam berbagai program pemberdayaan sosial.
SAGA Group sendiri dikenal sebagai perusahaan yang aktif mendukung berbagai program sosial dan komunitas, termasuk dalam bidang pendidikan dan kesehatan.
Pendekatan berbasis kemanusiaan yang mengutamakan partisipasi karyawan ini diharapkan dapat menjadi model bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi membangun masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera.
Melalui aksi solidaritas ini, karyawan SAGA Group tidak hanya memberikan dukungan materi, tetapi juga menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial yang penting bagi pembangunan sumber daya manusia di Papua, khususnya di Kampung Holtekamp.
Kepala Panti Asuhan Generasi Pembawa Terang Kehidupan, Maria menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh karyawan SAGA Group yang telah memberikan perhatian dan dukungannya.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam upaya memberikan asupan gizi serta fasilitas pendidikan yang layak untuk anak-anak. Kami berharap semangat kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi banyak pihak lainnya,” ujar Maria.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di Panti Asuhan Generasi Pembawa Terang Kehidupan yang terletak di Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, pada Senin malam, 29 September 2025.
Panti asuhan ini dihuni oleh 40 anak, dan beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena evakuasi cepat dengan bantuan warga dan aparat kepolisian.
Api diduga berasal dari sisi luar arah utara ruang gudang penyimpanan, dan penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik Polda Papua yang melakukan olah TKP.
Anak-anak yang terdampak kini ditampung sementara di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Papua di Bse G Jayapura. Berbagai bantuan seperti pakaian, makanan, perlengkapan sekolah, dan layanan kesehatan telah disalurkan kepada mereka untuk membantu pemulihan pascakebakaran.
(ldr)






